KOTANOPAN, Mandailingpos – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Muksin Nasution, mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah menyusul semakin pekatnya kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Mandailing Natal.
Jika terpaksa beraktivitas di luar rumah, masyarakat disarankan menggunakan masker untuk mengurangi paparan asap. Hal itu disampaikan Muksin Nasution keoada Mandailingpos, Rabu (14/10/2026)
Berdasarkan pantauan di Kotanopan hari in , jarak pandang di wilayah Kotanopan diperkirakan hanya sekitar 500 meter. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama pengguna jalan.
Muksin menjelaskan, kabut asap yang menyelimuti wilayah Madina diperkirakan berasal dari kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau yang terbawa angin. Namun, sumber asap tersebut masih perlu dipastikan melalui informasi dari instansi terkait.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kondisi kualitas udara dan menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah.

Muksin berharap masyarakat mematuhi imbauan tersebut serta meningkatkan kewaspadaan selama kabut asap masih menyelimuti wilayah Madina.
Sementara itu, seorang warga Kotanopan, Muhammad Irwan Lubis, mengatakan kondisi kabut asap pada Rabu semakin mengkhawatirkan. Menurutnya, asap yang semakin pekat mulai mengganggu kenyamanan warga saat beraktivitas.
“Keberadaan asap hari ini sudah cukup mengkhawatirkan. Terkadang saat bernapas, dada mulai terasa sesak,” ujarnya.
Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, turut mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat berkendara dan melakukan aktivitas di luar rumah.
“Kita mengimbau masyarakat agar berhati-hati kalau berkendara dan disarankan memakai masker,” ujar Saipullah.
Selain itu, Saipullah menyatakan akan menginstruksikan BPBD Madina berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan langkah-langkah pencegahan dan penanganan secara teknis dalam menghadapi kabut asap.
Ia juga menyebutkan bahwa BPBD Madina telah menyiapkan sebanyak 50 ribu masker untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap masyarakat.
Reporter : Lokot Husda Lubis



















