Pengurus Masjid Agung Nur Ala Nur Panyabungan Dikukuhkan

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype
Oplus_131072

Panyabungan, Mandailingpos – Bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah Nasution, mengukuhkan Pengurus Masjid Agung Nur Ala Nur periode 2026–2028, Senin (16/2/2026).

Mereka yang dikukuhkan itu Ketua BKM, Khoirul Anwar Siregar. Wakil Ketua, H. Mahyuddin Lubis. Sekretaris Dede Hafirman Said. Wakil Sekretaris ustadz Jamaluddin. Bendahara, Zulkifli. Wakil Bendahara, Rahmad Wahyudi. Bidang Idaroh, Ketua H. Irfansyah, Anggota Mardan, Zulham Nasution

Dalam kesempatan itu, Bupati mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Dia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan amanah.

Saipullah menyebutkan bahwa Masjid Agung Nur Ala Nur merupakan salah satu ikon Madina. Sejalan dengan slogan daerah sebagai “Serambi Mekah Sumatera Utara”, keberadaan Masjid ini diharapkan menjadi bentuk aktualisasi dari semangat religius tersebut.

Saipullah meminta pengurus yang baru segera merencanakan berbagai program dan kegiatan ke depan secara matang. Pemerintah daerah, kata dia, siap memberikan dukungan agar program-program tersebut dapat terwujud.

Dalam kesempatan itu, Saipullah juga menyinggung rencana pemanfaatan area masjid yang luas, termasuk gagasan pemakaian lantai masjid. Ruang tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan umat, seperti pengajian, seminar keagamaan, pelatihan, hingga pendidikan singkat bagi kaum muslimin dan muslimat.

BACA JUGA:  Alat Medis Kateterisasi RSUD Panyabungan Siap Difungsikan

Saipullah menyampaikan rencana optimalisasi lantai dua agar dapat digunakan secara maksimal untuk kegiatan ibadah maupun aktivitas keagamaan lainnya.

“Kita usahakan ke atas, memanfaatkan lantai yang di atas. Kami sebenarnya sudah mengajukan permohonan lift atau tangga elektronik ke Kementerian Agama dari lantai satu ke lantai dua,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, permohonan tersebut belum mendapat respons. Namun demikian, pihaknya akan menelusuri lebih lanjut apabila masih terdapat kendala administratif atau teknis sehingga realisasi bantuan tersebut belum terpenuhi.

Menurutnya, penyediaan akses lift atau tangga elektronik sangat penting agar jamaah lebih nyaman dan tidak mengalami hambatan saat melaksanakan ibadah di lantai atas. Ia bahkan menilai suasana di lantai atas bisa memberikan kekhusyukan lebih bagi jamaah.

Reporter : Rls

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!