Ratusan Warga Kayu Jati Antusias Ikuti Kegiatan Sosialisasi Aswin Parinduri Terkait Koperasi dan UMKM

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

Panyabungan, Mandailingpos – Ratusan warga Kelurahan Kayu Jati Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, hadir di kegiatan sosialisasi Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi dan Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah ( UMKM)
digelar anggota DPRD Sumut H. Aswin Parinduri.

Sosperda Sumut itu dipusatkan di Gedung Madrasah setempat Selasa ( 28/04/2026). Selain para tokoh, kaum ibu dan NNB yang merupakan perwakilan dari beberapa lingkungan yang ada di Kelurahan itu, juga tampak hadir Lurah Kayu Jati Ikhwan Edi bersama para staf dan kepling.

Lurah Kayu Jati Ikhwan Edi menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada H. Aswin Parinduri yang telah memilih wilayahnya sebagai lokasi Sosperda dilakukan anggota DPRD Sumut.

Artinya, lapisan masyarakat mendapat masukan dan dapat memahami betapa pentingnya koperasi dan UMKM sebagai ujung tombak perekonomian maupun penggerak ekonomi yang tangguh dan mandiri ditengah masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih karena Kelurahan Kayu Jati menjadi tempat pelaksanaan Sosperda Sumut. Ini merupakan kesempatan berharga bagi masyarakat untuk pemerataan pendapatan dan perluasan lapangan kerja melalui koperasi dan UMKM,” ucapnya.

BACA JUGA:  29 Siswa Dapat Beasiswa dari Dana Desa, Kades Suka Ramai Diapresiasi Bupati

Pada kesempatan Sosperda itu, Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumut itu menyampaikan sosialisasi Koperasi dan UMKM bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai tata cara pendirian, akses permodalan, dan legalitas usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang mandiri, kuat, dan berbadan hukum.

” Sosperda Sumut ini bertujuan agar pelaku usaha memahami hak dan kemudahan yang diberikan pemerintah, seperti kemudahan perizinan, pendampingan, dan insentif pajak ,” ujarnya.

Menurutnya, di tahun 2026 ini, UMKM dan Koperasi diposisikan sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara.

” Kegiatan ini fokus pada strategi pengembangan SDM, perluasan pasar digital, serta pemahaman literasi hukum dan perpajakan bagi pelaku UMKM dan anggota koperasi ,” sebutnya.

Sementara nara sumber Indah Annisa dalam sosialisasi itu menekankan akses permodalan, kemitraan, manajemen dan pemamfaatan tekhnologi digital untuk perluasan pasar.

” Melalui sosialisasi ini pelaku usaha dapat memahami hak dan kemudahan yang diberikan pemerintah, seperti kemudahan perizinan, pendampingan, dan insentif pajak ,” terangnya.

Berdasarkan pengamatan, usai nara sumber menyampaikan paparannya, para peserta menyampaikan sejumlah pertanyaan terstruktur untuk Koperasi dan UMKM, mencakup aspek manajemen, permodalan, dan pengembangan usaha.

BACA JUGA:  Calon Ketua STAIN Madina, Dr. Sori Monang Beri Hadiah Bagi 25 Santri Terbaik Musthafawiyah

Kemudian bagaimana strategi pengurus meningkatkan partisipasi anggota dalam rapat anggota dan unit usaha.

Seterusnya pertanyaan apa saja sumber permodalan koperasi selain simpanan pokok dan wajib. Serta langkah apa yang diambil untuk bertahan saat terjadi penurunan penjualan atau krisis.

Menanggapi pertanyaan peserta, Aswin Parinduri menjelaskan bahwa koperasi dapat memperoleh berbagai sumber permodalan.

Selain modal sendiri dan modal pinjaman, Koperasi dapat menghimpun dana untuk pengembangan usaha melalui mekanisme Modal Penyertaan.

” Namun, yang perlu diperhatikan adalah untuk melaksanakan Modal Penyertaan harus memenuhi ketentuan yang berlaku agar tindakan Koperasi untuk menghimpun dana tidak batal demi hukum ,” terangnya.

Reporter Munir Lubis.

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!