Bupati Madina Ajak Masyarakat Cegah Pernikahan Dini dan Penyalahgunaan Narkoba

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype
Oplus_131072

PANYABUNGAN TIMUR, Mandailingpos – Bupati Mandailing Natal (Madina), H. Saipullah Nasution, mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif dalam mencegah pernikahan dini dan penyalahgunaan narkoba untuk mewujudkan generasi muda yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Ajakan tersebut disampaikan Saipullah saat membuka Seminar Akbar Bahaya Narkoba dan Cegah Pernikahan Anak di Aula SMAN 1 Panyabungan Timur, Desa Parmompang, Rabu (14/10/2026).

Seminar bertajuk “Rekonstruksi Kesadaran Generasi Muda dalam Pencegahan Narkoba dan Perkawinan Dini” itu diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Madina.

Dalam sambutannya, Saipullah menegaskan bahwa pencegahan penyalahgunaan narkoba dan pernikahan anak membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari keluarga, masyarakat, hingga pemerintah.

“Pencegahan narkoba dan perkawinan dini menjadi tanggung jawab bersama, mulai dari keluarga, lingkungan, kecamatan, hingga kabupaten,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penyalahgunaan narkoba tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga dapat merusak diri sendiri, kehidupan keluarga, serta masa depan generasi muda. Karena itu, ia berharap seminar tersebut dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman para peserta mengenai bahaya narkoba dan dampak pernikahan anak.

BACA JUGA:  Pemkab Madina Usulkan Dua Hal Ini Kepada Menteri Kesehatan

“Kami berharap acara ini bukan seremonial saja, tetapi menjadi bentuk kepedulian sosial yang kritis,” katanya.

Saipullah menambahkan, upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045 membutuhkan generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, penguatan nilai-nilai agama juga menjadi salah satu langkah penting dalam membentengi generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan. “Salah satu kunci utama membentengi diri adalah dengan memperkuat agama,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan HMI Madina, Ahmad Rifai, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Madina atas dukungan terhadap pelaksanaan seminar tersebut.

Ia berharap kegiatan itu tidak berhenti pada acara seremonial, melainkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap bahaya narkoba dan persoalan pernikahan anak.

“Ini bentuk kepedulian sosial terhadap bahaya narkoba dan perkawinan dini,” ujarnya.

Turut mendampingi Bupati Madina dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dr. Muhammad Faisal Situmorang, Kepala Dinas Kesehatan drg. Muhammad Firdausi Batubara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Parlin Lubis.

BACA JUGA:  Besok Reuni Alumni SMAN 1 Kotanopan, Wakil Bupati di Jadwalkan Hadir

Kemudian, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Syukri Nasution, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sudrajat, Camat Panyabungan Timur Wahyu Hidayat Siregar, serta sejumlah kepala desa di Kecamatan Panyabungan Timur.

Reporter : Rls

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!