IMA Madina Pekanbaru: Kapoldasu Harus Copot Kasat Narkoba Polres Madina

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

Pekanbaru, Mandailingpos — Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IMA Madina) Pekanbaru mendesak Kapolda Sumatera Utara dan Kapolres Mandailing Natal untuk segera memeriksa serta mencopot Kasat Narkoba Polres Madina, menyusul terjadinya perusakan dan pembakaran Mapolsek Muara Batang Gadis (MBG) yang dipicu oleh dugaan kuat maraknya peredaran narkoba di wilayah tersebut.

Demikian disampaikan Ketua IMA Madina Pekanbaru, Gusti Pardamean Nasution, Rabu (24/12). Gusti menilai insiden pembakaran Mapolsek bukanlah peristiwa spontan semata, melainkan bentuk kekecewaan dan kemarahan masyarakat terhadap lemahnya penegakan hukum di wilayah hukum Mandailing Natal khususnya dalam pemberantasan narkoba di Kecamatan Muara Batang Gadis.

” Kami menilai pembakaran Mapolsek MBG ini sebagai puncak kekecewaan masyarakat atas kegagalan aparat dalam pemberantasan Narkoba” kata Gusti.

Lebih lanjut Gusti memaparkan, aksi kekecewaan terhadap pemberantasan Narkoba di Madina terus terjadi. Sebut saja, turunnya aksi masyarakat Batu Sondet di Mapolres, pembakaran 3 rumah pengedar narkoba di Hutabuyung dan aksi blokir jalan lintas sumatera di desa Sihepeng serta desa Hutapuli. ” Seluruh aksi ini mengisyaratkan kekecewaan warga terhadap Aparat Penegak Hukum di wilayah Mandailing Natal khususnya pemberantasan narkoba. Jika situasi ini dibiarkan, maka wibawa hukum akan semakin runtuh,” papar Gusti.

BACA JUGA:  Polres Madina Diminta Ungkap Jaringan Bandar Narkoba dan Oknum Backingnya.

IMA Madina Pekanbaru menilai bahwa Kasat Narkoba Polres Madina harus bertanggung jawab secara moral dan institusional, mengingat narkoba disebut sebagai pemicu utama keresahan sosial yang berujung pada tindakan anarkis tersebut.

Menurut Gusti, sumber daripada itu semua adalah lemahnya pengawasan dan penindakan yang kemudian tercipta ketidakpercayaan publik terhadap aparat penegak hukum di wilayah tersebut.

“Pemeriksaan terhadap Kasat Narkoba adalah langkah mendesak untuk memulihkan kepercayaan masyarakat. Jika terbukti lalai atau ada indikasi pembiaran, maka pencopotan adalah langkah yang wajib dilakukan,” tegasnya.

Lebih lanjut Gusti menegaskan, Ima Madina tidak membenarkan tindakan perusakan dan pembakaran fasilitas negara. Namun peristiwa ini harus dijadikan bahan evaluasi serius oleh institusi kepolisian, khususnya Polres Mandailing Natal dan jajaran Polda Sumatera Utara.

IMA Madina Pekanbaru juga meminta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas jaringan peredaran narkoba di Muara Batang Gadis, Siabu dan kecamatan – kecamatan lainnya, menuntut untuk penangkapan para bandar besar dan oknum yang terlibat, serta menindak tegas aparat bilamana ada yang terbukti bermain mata atau lalai dalam menjalankan tugasnya.

BACA JUGA:  Bupati Madina Minta Penyelesaian Tapal Batas Siabu dan Huraba Kedepankan Kekeluargaan

Penegakan hukum tidak boleh tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Jika aparat gagal memberantas narkoba, maka masyarakat akan terus menjadi korban,” tutup Gusti. Ndy

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!