Kapolres Baru Diminta Berantas Narkoba dan Kejahatan Lainnya di Madina

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype
Oplus_131072

Panyabungan, Mandailingpos – Mulai hari Senin, (12/1/2026), AKBP Bagus Priandy memulai tugas baru sebagai Kepala Kepolisian Resort ( Kapolres ) Mandailing Natal. Diharapkan Kapolres baru ini segera menuntaskan masalah narkoba, kejahatan lingkungan dan kejahatan seksual yang marak di daerah ini.

Desakan ini disampaikan Ketua Ikatan Pemuda Mandailing (IPM), Tan Gozali Nasution, Rabu ( 14/1/2026).

Pada dasarnya, Ia menyambut baik pergantian pimpinan korps Bhayangkara di Kabupaten Mandailing Natal ini.

Sebagai pemuda Mandailing, pihaknya siap berkolaborasi dengan pihak kepolisian Sebab, persoalan narkoba, peti, BBM, perambahan hutan, tong emas memakai merkuri/ sianida dan kerusakan alam dampak perusahaan perkebunan serta pertambangan di Madina menurutnya sudah sangat mendesak untuk ditertibkan.

Tan kemudian menggambarkan meningkatnya kasus pencurian di Madina. Itu menurutnya, dampak akibat peredaran narkoba yang kian marak ke berbagai sudut daerah di Kabupaten Madina.

” Narkoba jenis sabu-sabu ini tidak hanya menyasar orang berduit, tapi juga warga miskin. Ini sudah semacam bencana di daerah ini. Semua itu terjadi karena polisi lemah dalam pemberantasan narkoba”, sebutnya.

BACA JUGA:  Tahun Ajaran Baru, Bupati Madina Himbau Para Ayah Antar Anak ke Sekolah

Peredaran narkoba ini, menurut Tan, sejalan juga dengan kejahatan lingkungan, seperti pertambangan emas ilegal yang banyak beroperasi di daerah-daerah aliran sungai yang ada di Kabupaten Madina. Dan ini juga harus jadi pekerjaan rumah Kapolres yang baru.

“Kita bisa lihat, di kecamatan – kecamatan yang banyak tambang emas, bukan hanya di hilir sungai bahkan terjadi di hulu sungai yang ada di Madina, peredaran narkobanya juga tinggi.

Menurut Tan, Kabupaten Madina yang katanya serambi mekkah, juga sangat rentan terhadap kejahatan seksual, dan minimnya keamanan bagi perempuan dan Anak – anak di daerah ini.

Itu juga terjadi, karena tempat-tempat hiburan malam terselubung dijadikan lokasi peredaran narkoba dan minuman keras serta prostitusi berkedok pemandu lagu.

Tan sangat berharap agar polisi di bawah komando AKBP Bagus Priandy, hadir di tengah masyarakat memberikan rasa aman, bagi semua kelompok, terutama bagi perempuan dan anak – anak yang rawan akan kejahatan pelecehan seksual dan sosial.

Ketua IPM ini juga meminta Pemda, DPRD, MUI Madina serta para tokoh adat, ulama, pemuda, mahasiswa, LSM , pers dan tokoh Pesanteren ikut bersama – sama menyuarakan pemberantasan narkoba, ungkan Tan.

BACA JUGA:  Irham Syururi Reses di Angin Barat Lama, Warga Usulkan Pembangunan Jalan dan Pagar Sekolah

Reporter : Rls

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!