300 Personil Polisi Amankan Demontrasi di Madina

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

Panyabungan, Mandailingpos – Kepolisian Resor Kabupaten Mandailing Natal (Polres Madina) akan menurunkan sekitar 300 personel untuk mengamankan demonstrasi yang diinisiasi Cipayung Plus di gedung DPRD, Kompleks Perkantoran Payaloting, Panyabungan. Aksi unjuk rasa direncanakan, Rabu, (3/9/2025).

Hal tersebut terungkap berdasarkan keterangan Kapolres AKBP Arie Sopandi Paloh usai coffee morning cipta kondisi yang diinisiasi Pemkab Madina di Lia Garden, Kelurahan Dalan Lidang, Panyabungan, pada Selasa, (2/9/2025). “Kalau kami tergabung mungkin sekitar 200-300 personel,” kata dia.

Meski begitu, Arie Paloh memastikan pihaknya akan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Dia meminta peserta demonstrasi menjaga ketertiban dan tidak merusak fasilitas umum apalagi sampai melakukan penjarahan. “Yang dikatakan anarkis itu adalah tindakan yang di luar aspirasi, tindakan yang mengaburkan tujuan awal,” sebut perwira polisi ini.

Sementara itu, Bupati Saipullah memastikan tidak ada pelarangan penyampaian aspirasi. Sebab, hal itu adalah hak masyarakat yang diatur oleh undang-undang. Giat hari ini, kata dia, merupakan langkah Forkopimda menyikapi situasi yang terjadi secara nasional. “Tentu kami mengambil langkah-langkah persuasif, humanis, komunikasi dengan masyarakat,” sebut dia.

BACA JUGA:  Pemkab Madina Undang Orang Tua Diva Hadir dalam Malam Resepsi Kenegaraan

Terkait pemicu demo di ibu kota negara yang salah satunya adalah kesenjangan, Saipullah menilai ketimpangan sosial bisa saja terjadi di mana saja, termasuk di Madina. Namun, pemerintah terus melakukan upaya pemenuhan hak-hak masyarakat berdasarkan prioritas sesuai dengan kemampuan anggaran.

“Seperti contoh, daerah Sopobatu itu mulai Indonesia merdeka sampai dengan hari ini, kan, untuk jalan saja belum bisa terlayani, tapi dengan kerja sama dengan Pak Dandim juga polisi di sana, melalu Karya Bakti TNI bisa membuka jalan itu dengan swadaya yang sangat minimal,” kata pensiunan PNS di Kementerian Keuangan ini.

Sebagai pimpinan di lembaga yang menjadi target unjuk rasa, Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis memastikan pihaknya akan berada di lokasi sebelum pengunjuk rasa tiba. Dia juga memastikan telah menyampaikan kepada para wakil rakyat untuk menyambut kedatangan mahasiswa yang hendak menyampaikan aspirasi esok hari, Rabu.

Sementara itu, Dandim Letkol Delli mengungkapkan situasi di Tapanuli Bagian Selatan masih kategori aman. “Secara umum untuk wilayah Tabagsel aman terkendali tidak ada gejolak, semua penyampaian-penyampaian aspirasi sudah dilakukan adik-adik mahasiswa secara tertib, teratur,” ungkap dia.

BACA JUGA:  Wabup Madina Sebut RKPD Harus Relevan dengan Visi Misi Kepala Daerah

Sebelumnya, Cipayung Plus mengeluarkan pernyataan akan menggelar demonstrasi pada Rabu, 3 September 2025. Dalam hal ini, masyarakat pun kabarnya akan dilibatkan. Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Rajab Husein menegaskan aksi ini akan diupayakan berjalan aman dan kondusif.

Reporter : Lkt/baswara Times

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!