KOTANOPAN, Mandailing Pos — Desa Padang Bulan MS, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), memiliki sejumlah potensi yang dinilai dapat mendukung pengembangan ekonomi masyarakat melalui program Kampung Kreatif Sumatera Utara (Sumut) Berkah.
Potensi tersebut menjadi salah satu fokus Tim Verifikasi dan Evaluasi Kampung Kreatif Sumut Berkah saat melakukan verifikasi dan evaluasi lapangan (verlap) di Desa Padang Bulan, Selasa (29/9/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan untuk mencocokkan proposal yang diajukan Pemerintah Kabupaten Madina dengan kondisi riil di lapangan.
Camat Kotanopan Enda Mora Lubis dalam paparannya menyampaikan bahwa Desa Padang Bulan memiliki potensi ketahanan pangan yang cukup kuat. Salah satunya ditandai dengan masih bertahannya sekitar 39 hektare lahan pertanian produktif, meskipun wilayah desa berada di tengah aktivitas pertambangan emas.
“Dalam proposal yang disampaikan, ada 39 hektare lahan pertanian di Desa Padang Bulan yang masih tetap bertahan meskipun ada pertambangan emas,” ujar Enda Mora
Menurutnya, lahan tersebut menjadi salah satu penopang ketahanan pangan sekaligus perekonomian masyarakat. Selain sektor pertanian, Desa Padang Bulan juga memiliki potensi wisata alam yang dapat dikembangkan.
Di antaranya Sungai Batang Gadis yang berpotensi dikembangkan sebagai lokasi wisata arung jeram serta keberadaan air terjun yang dinilai memiliki daya tarik wisata.
Sementara itu, Tim Verifikasi dan Evaluasi Lapangan, Riris Darmawaty Sijabat, berharap apabila Desa Padang Bulan mendapatkan bantuan dari Gubernur Sumatera Utara, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
“Berharap jika nanti ada hadiah atau bantuan yang diberikan oleh Gubernur agar dapat dikembangkan, jangan bertahan hanya satu tahun saja,” katanya.
Riris menilai Desa Padang Bulan memiliki sejumlah potensi yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata dan sumber pendapatan masyarakat.
“Kami yakin Desa Padang Bulan ini dapat kembali berkembang karena ada air terjun dan arung jeram. Kami dari tim verlap berharap jika mendapat bantuan dari Gubernur agar terus dikembangkan, sehingga menghasilkan pendapatan dan mengurangi pengangguran,” ujarnya.
Sebelum melakukan pertemuan dengan pemerintah desa dan masyarakat, tim verifikasi juga meninjau sejumlah titik yang memiliki potensi wisata. Di antaranya air terjun, Sungai Batang Gadis yang direncanakan sebagai lokasi pengembangan wisata arung jeram, serta kawasan Saba Sabarang yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu objek wisata.
Anggota DPRD Kabupaten Madina, Rahmad Rizky Daulay berharap hasil verifikasi dan evaluasi tersebut memberikan penilaian positif terhadap Desa Padang Bulan.
“Semoga tim verifikasi dan evaluasi ini dapat memberikan nilai yang terbaik agar Desa Padang Bulan semakin berkembang dan objek wisatanya dapat kembali dikembangkan,” harapnya.
Reporter : Rls



















