Film Maestro Gordang Sambilan Bahsan Parinduri di Putar di FISIP USU

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype
Oplus_131072

MEDAN, Mandailingpos – Film dokumenter Sang Penjaga Bunyi Leluhur karya maestro Gordang Sambilan, Drs. Mhd. Bahsan Parinduri atau yang dikenal dengan gelar Jasinaloan, kembali diputar di FISIP Universitas Sumatera Utara (USU), Rabu (16/9/2026).

Pemutaran film tersebut dibuka oleh Rektor II USU dan dihadiri sejumlah narasumber, di antaranya akademisi Dr. Zulkifli Lubis, H. Chanda Lubis dari unsur harajaon, serta praktisi budaya Ivan Iskandar Batubara. Turut hadir para dosen, budayawan, pelestari kebudayaan Sumatera Utara, seniman, pelaku budaya, dan ratusan mahasiswa Antropologi Sosial FISIP USU.

Sebelumnya, film dokumenter tersebut telah diputar di sejumlah tempat, termasuk di Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal.

Bahsan Parinduri mengucapkan terima kasih kepada para akademisi, pemuka adat, budayawan, mahasiswa, serta seluruh pihak yang hadir dalam pemutaran film tersebut.

Menurutnya, film ini dibuat sebagai upaya mendokumentasikan sekaligus memperkenalkan pengetahuan dan nilai-nilai tradisi Gordang Sambilan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Film Sang Penjaga Bunyi Leluhur diproduksi Yayasan Bina Budaya Mandailing Raptama dengan dukungan Program Dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan RI.

BACA JUGA:  Selepas Magrib, Para Ayah Diminta Dampingi Anak Mengajj dan Belajar.

Film ini mengangkat sosok maestro Gordang Sambilan, Drs. Mhd. Bahsan Parinduri (Jasinaloan), serta pengetahuan tradisi Gordang Sambilan yang diwariskan secara turun-temurun.

Dokumenter tersebut tidak hanya mengulas aspek musikalitas, tetapi juga organologi, adab dalam tradisi, nilai filosofis, serta fungsi sosial Gordang Sambilan dalam kehidupan masyarakat Mandailing.
Jasinaloan menekankan pentingnya regenerasi dan keterlibatan generasi muda dalam menjaga keberlangsungan warisan budaya Mandailing.

“Pelestarian Gordang Sambilan ini harus terus berlanjut. Saya mengajak generasi muda Mandailing untuk menjaga dan melestarikan Gordang Sambilan serta kesenian Mandailing lainnya,” ujar Jasinaloan.

Reporter : Lokot Husda Lubis

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!