PANYABUNGAN, Mandailingpos — Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) terus memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah melalui penerapan Cash Management System (CMS) dan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD).
Hal itu disampaikan Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Madina, Afrizal Nasution, saat membuka Sosialisasi CMS dan KKPD dalam Pengelolaan Keuangan Daerah di Aula Kantor Bupati Madina, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Kamis (10/9/2026).
Afrizal menjelaskan, CMS merupakan layanan perbankan berbasis elektronik yang memungkinkan transaksi keuangan dilakukan secara real time, aman, terdokumentasi, dan terintegrasi. Sementara penerapan KKPD di Madina telah diatur melalui Peraturan Bupati Madina Nomor 57 Tahun 2023.
Menurutnya, digitalisasi telah menjadi kebutuhan dalam tata kelola pemerintahan. Pemerintah daerah dituntut mampu mengelola keuangan secara lebih efektif, transparan, dan terintegrasi.
Ia menyebutkan, penerapan CMS dan KKPD memiliki sejumlah manfaat strategis, di antaranya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, mempercepat pembayaran belanja daerah, meminimalkan kesalahan administrasi serta risiko penyalahgunaan keuangan, dan memudahkan pemantauan posisi kas secara real time.
Selain itu, penerapan sistem tersebut dinilai mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), memperkuat elektronifikasi transaksi pemerintah daerah melalui TP2DD, serta mendukung peningkatan kualitas pertanggungjawaban keuangan daerah.

Penerapan transaksi non-tunai tersebut juga mengacu pada Peraturan Bupati Madina Nomor 64 Tahun 2022 tentang Pedoman Pelaksanaan Transaksi Non Tunai. Dalam Pasal 16 ayat (3) disebutkan pembayaran pegawai, barang/jasa, dan belanja modal dilakukan melalui CMS dan/atau rekening giro.
“Kami minta kepada Kepala BPKAD, para PPK SKPD, dan bendahara untuk segera mempersiapkan segala hal yang diperlukan agar implementasi CMS dan KKPD tidak ditunda lagi,” tegas Afrizal.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada manajemen Bank Sumut yang telah menjadi mitra strategis dalam mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Afrizal berharap penerapan CMS dan KKPD dapat menjadikan pengelolaan keuangan Pemkab Madina semakin modern, efisien, aman, dan terpercaya.
“Semoga kegiatan ini dapat memperkokoh tata kelola keuangan Kabupaten Mandailing Natal demi terwujudnya pemerintahan yang bersih dan terpercaya menuju Madina Maju, Madani,” harapnya.
Reporter : Rls



















