Kabut Asap Mulai Terasa di Madina, BPBD Pastikan Belum Ada Hotspot Karhutla

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

PANYABUNGAN, Mandailingpos – Kabut asap mulai menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, Senin (7/9/2026). Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Pekanbaru, Provinsi Riau, dan Palembang, Sumatera Selatan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina, Mukhsin Nasution, mengatakan informasi tersebut diperoleh berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Manggala Agni.

Menurut Mukhsin, kabut asap di Madina terus meningkat dan mulai memengaruhi jarak pandang. Deretan Pegunungan Bukit Barisan yang biasanya terlihat jelas dari kejauhan kini mulai tampak samar.

“Sementara di Mandailing Natal, berdasarkan pemantauan kami dan laporan tim di lapangan, belum ditemukan adanya titik api atau hotspot kebakaran hutan dan lahan,” kata Mukhsin, Senin (7/9/2026).

Sebagai langkah antisipasi terhadap dampak penurunan kualitas udara, BPBD Madina telah menyiapkan masker untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat. Stok masker di gudang, kata Mukhsin, masih mencukupi.

Bupati Madina, Saipullah Nasution, juga telah menginstruksikan jajaran pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Pemkab Madina bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) melakukan pendataan terhadap sarana dan prasarana yang tersedia sebagai langkah antisipasi apabila terjadi karhutla di wilayah Madina.

BACA JUGA:  Diduga Peras Kepala Sekolah di Kotanopan, Oknum LSM KPK RI Ditangkap Polisi

BPBD mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi kabut asap masih terjadi. Masyarakat juga diminta mengantisipasi masuknya asap ke dalam rumah.

“Imbauan ini terutama ditujukan kepada penderita ISPA dan anak-anak karena kondisi udara saat ini berisiko bagi kesehatan mereka,” ujar Mukhsin.

Sementara itu, kabut asap juga mulai terasa di Kecamatan Kotanopan pada Senin sekitar pukul 14.00 WIB. Berdasarkan pantauan di lapangan, keberadaan kabut asap tersebut belum mengganggu jarak pandang maupun aktivitas kendaraan bermotor.

Kondisi kabut masih relatif tipis dan belum menyebabkan gangguan berarti bagi pengguna jalan.
Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kabut asap semakin tebal.

Reporter : Rls

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!