KOTANOPAN, Mandailingpos – Harga kulit manis (kayu manis) di tingkat pembeli di Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), turun menjadi sekitar Rp28.000 per kilogram pada Sabtu (5/9/2026).
Harga tersebut turun sekitar Rp2.000 dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai Rp30.000 per kilogram.
Penurunan harga tersebut mulai berdampak pada jumlah kulit manis yang dibawa warga untuk dijual ke Pasar Kotanopan. Sejumlah warga memilih tidak mengambil kulit manis dari kebun karena biaya pemanenan dan pembersihannya dinilai tidak sebanding dengan harga jual.
Oji, salah seorang pembeli kulit manis di Pasar Kotanopan, mengatakan harga komoditas tersebut dalam beberapa bulan terakhir cenderung stagnan dan belum menunjukkan kenaikan berarti.
“Pekan lalu harganya masih Rp30.000 per kilogram, sekarang turun menjadi Rp28.000. Dalam beberapa bulan terakhir paling tinggi sekitar Rp35.000,” ujarnya.

Menurut Oji, volume kulit manis yang masuk ke Pasar Kotanopan juga terus menurun. Jika sebelumnya setiap Sabtu pembelian bisa mencapai 1–2 ton, kini jumlahnya hanya sekitar 300–800 kilogram.
Kondisi tersebut, kata dia, antara lain dipengaruhi semakin berkurangnya tanaman kayu manis. Pohon-pohon yang tersisa rata-rata sudah berusia tua, sementara penanaman kembali atau peremajaan tanaman belum banyak dilakukan. Selain itu, tidak semua desa di Kecamatan Kotanopan memiliki tanaman kayu manis sehingga pasokannya semakin terbatas.
Sementara itu, M. Nur Lubis, salah seorang penjual kulit manis, berharap harga komoditas tersebut kembali meningkat. Menurutnya, biaya untuk mengambil dan membersihkan kulit manis cukup besar sehingga harga Rp28.000 per kilogram dinilai belum sebanding dengan biaya dan tenaga yang dikeluarkan.
“Harapannya harga kulit manis bisa naik lagi. Hasil penjualannya sangat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, termasuk biaya sekolah anak,” katanya.
Reporter ; Lokot Husda Lubis



















