Kotanopan, Mandailingpos — Perkumpulan Alumni Pondok Pesantren Subulussalam Sayurmaincat, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), menyerahkan bantuan pendidikan kepada Asmaul Husna, alumni pesantren yang berhasil diterima di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.
Bantuan tersebut diserahkan Ketua Yayasan Pondok Pesantren Subulussalam, H. Endar Lubis, didampingi Pimpinan Pondok Pesantren Subulussalam, H. Esmin Pulungan, kepada Asmaul Husna di ruang guru Pondok Pesantren Subulussalam, Sabtu (5/9/2026).
H. Esmin Pulungan mengatakan, bantuan tersebut merupakan hasil kepedulian para alumni Pondok Pesantren Subulussalam yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Bantuan itu ditujukan untuk membantu biaya pendidikan Asmaul Husna selama menempuh pendidikan di Mesir.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh alumni yang telah memberikan bantuan. Asmaul Husna merupakan bagian dari keluarga besar Subulussalam, sehingga para alumni sepakat untuk ikut membantu,” ujar Esmin.
Ia mengaku bangga atas keberhasilan Asmaul Husna melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar, Kairo. Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi para santri Subulussalam untuk lebih giat belajar dan berani melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Esmin juga berpesan kepada Asmaul Husna agar bersungguh-sungguh dalam belajar, menjaga nama baik keluarga dan almamater, serta memanfaatkan kesempatan menuntut ilmu di Mesir dengan sebaik-baiknya.

Sementara itu, Asmaul Husna yang didampingi orang tuanya menyampaikan terima kasih kepada para alumni, pengurus yayasan, serta ustaz dan ustazah Pondok Pesantren Subulussalam yang telah memberikan dukungan dan bantuan pendidikan.
“Terima kasih kepada abang dan kakak alumni, pengurus yayasan, ustaz dan ustazah, serta seluruh donatur yang telah membantu dan mendukung saya untuk melanjutkan pendidikan ke Mesir,” katanya.
Asmaul Husna diketahui berasal dari Desa Patialo, Kecamatan Kotanopan. Tahun ini, ia dinyatakan lulus untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.
Sebelumnya, keberangkatan Asmaul Husna sempat terkendala persoalan biaya. Namun, berkat dukungan masyarakat dan para donatur, dana yang berhasil terkumpul telah mencapai lebih dari Rp 60 juta.
Informasi yang diterima Asmaul Husna dijadwalkan berangkat ke Kairo, Mesir, pada akhir Oktober 2026.
Reporter : Lokot Husda Lubis



















