Panyabungan, Mandailingpos – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyiapkan tiga pilar utama sebagai arah kerja kepengurusan periode mendatang, yakni memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, menciptakan iklim investasi yang sehat, serta mendorong penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Hal tersebut disampaikan Ketua Kadin Madina, Bahran Saleh Daulay, dalam pelantikan pengurus dan Rapat Pimpinan Kabupaten (Rapimkab) Kadin Madina yang digelar di Ballroom Ladang Sari, Panyabungan, Kamis (3/9/2026).
Bahran juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina, khususnya atas kehadiran Bupati Madina H. Saipullah Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, kehadiran kedua pimpinan daerah itu menunjukkan dukungan pemerintah terhadap keberadaan dan peran Kadin di daerah.
“Untuk satu periode kepengurusan ini, kami diarahkan pada tiga pilar utama kerja organisasi, yakni sinergi dengan pemerintah daerah, menciptakan iklim investasi yang sehat, dan mendorong penguatan UMKM lokal,” ujar Bahran.
Ia menegaskan, Kadin siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang mendukung dunia usaha sekaligus membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat lokal.
“Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk merumuskan kebijakan ekonomi yang pro-bisnis dan menyerap tenaga kerja lokal,” katanya.
Menurut Bahran, penguatan UMKM menjadi salah satu kunci dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah, terutama di tengah tantangan inflasi dan dinamika perekonomian global.

Karena itu, Kadin akan mendorong pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas usaha, memanfaatkan platform digital dan pasar daring, serta memperluas jangkauan pemasaran sehingga mampu menjangkau konsumen yang lebih luas.
Bahran berharap tiga pilar tersebut dapat menjadi landasan bagi Kadin untuk menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menggerakkan roda perekonomian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Madina.
Sementara itu, Bupati Madina H. Saipullah Nasution mengatakan, berbagai potensi daerah harus dikelola secara optimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Ia meminta Kadin menyusun agenda kerja yang dapat disinergikan dengan program pemerintah daerah.
Bupati juga mengajak Kadin bersama-sama mendorong dan membuka peluang masuknya investasi ke Kabupaten Madina.
“Jalin kerja sama dengan pemerintah. Mari kita undang investor ke daerah ini. Mari kita bersatu untuk memajukan Madina,” kata Saipullah.
Menurutnya, pelantikan pengurus baru Kadin menjadi momentum untuk memperkuat eksistensi organisasi sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi daerah.
Pada kesempatan itu, Saipullah juga menyampaikan ucapan selamat kepada Bahran Saleh Daulay yang kembali dipercaya memimpin Kadin Madina. Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan baik dan membawa organisasi semakin berkontribusi terhadap kemajuan daerah.
Reporter : Rls



















