Baru Tiga Bulan, Beronjong di Jalan Menuju Manambin Sudah Ambruk

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype
oplus_2

KOTANOPAN, Mandailingpos — Bangunan bronjong setinggi  8 meter lebih di ruas jalan menuju Desa Manambin, tepatnya di Desa Muara Siambak, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), ambruk ke sungai, Rabu dini hari (9/9/2026).

Bronjong tersebut baru sekitar tiga bulan selesai dibangun. Berdasarkan informasi warga, bangunan yang diduga bersumber dari anggaran rutin Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Madina itu ambruk setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Ambruknya bronjong dikhawatirkan kembali mengancam badan jalan menuju Desa Manambin akibat abrasi. Kondisi tersebut juga berpotensi mengganggu kelancaran akses masyarakat, terutama apabila kerusakan tidak segera ditangani.

Seorang warga Muara Siambak, Erwin, menyayangkan kerusakan bronjong yang relatif baru tersebut. Ia menduga terdapat persoalan pada proses pemasangan, terutama pada bagian dasar bangunan.

“Kemungkinan pemasangan bronjong di bagian bawah kurang bagus. Seperti asal diletakkan saja sehingga mudah runtuh. Kami sangat kecewa dengan kondisi proyek ini,” ujar Erwin.

Meski demikian, dugaan mengenai penyebab ambruknya bronjong tersebut perlu pemeriksaan. Hal itu penting untuk memastikan apakah kerusakan disebabkan faktor konstruksi, kondisi tanah, arus sungai, curah hujan, maupun faktor lainnya.

BACA JUGA:  Ruangan SDN 240 Bandar Panjang Tuo Rusak Parah, Tidak Layak untuk Belajar

Erwin mengaku tidak mengetahui pihak rekanan yang mengerjakan pembangunan bronjong tersebut maupun nilai anggarannya.
“Kami sama sekali tidak tahu siapa rekanannya dan berapa anggarannya. Yang kami tahu, pekerja pembangunan bronjong ini berasal dari Panyabungan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Manambin, Tarmizi Yahya Dauiay berharap bronjong yang ambruk segera diperbaiki. Menurutnya, kerusakan tersebut tidak boleh dibiarkan terlalu lama karena dapat berdampak terhadap kondisi jalan yang menjadi akses masyarakat menuju Desa Manambin.

“Kami berharap bronjong ini segera diperbaiki. Kalau dibiarkan berlarut-larut, dikhawatirkan kerusakan akan semakin parah dan mengganggu arus kendaraan menuju Desa Manambin,” ujarnya.

Warga juga berharap instansi terkait segera melakukan pengecekan ke lokasi untuk mengetahui penyebab ambruknya bangunan sekaligus memastikan kualitas dan kondisi konstruksi bronjong tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas PUPR Kabupaten Mandailing Natal belum memberikan tanggapan terkait ambruknya bronjong tersebut.

Reporter : Lokot Husda Lubis

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!