PANYABUNGAN, Mandailingpos — Bronjong yang ambruk seminggu lalu di jalan menuju Desa Manambin, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ternyata mencapai Rp175 juta
Hal itu terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPRD Madina dengan Pihak PUPR di ruang Komisi III DPRD Madina , Selasa (15/9/2026).
Dalam RDP yang dipimpin Ketua Komisi III DPRD Madina, H. Bahran Saleh Daulay, terungkap pembangunan bronjong tersebut bersumber dari anggaran swakelola Dinas PUPR Madina dengan pagu sekitar Rp175 juta.
Kepala Dinas PUPR Madina Rahim Siregar menjelaskan, longsor terjadi akibat curah hujan tinggi yang menyebabkan aliran air deras sehingga memicu longsornya tebing dan merusak bronjong.
“Longsor terjadi akibat hujan deras beberapa waktu lalu. Saat ini Dinas PUPR Madina sedang melakukan perbaikan bronjong yang longsor,” ujar Rahim.
Menurutnya, setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut, pihak Dinas PUPR langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan perbaikan.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Madina H. Bahran Saleh Daulay mengatakan, pemanggilan Dinas PUPR dilakukan untuk mendapatkan penjelasan terkait ambruknya bronjong sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur daerah memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Mengetahui adanya kejadian ini, Komisi III DPRD Madina langsung mengundang Dinas PUPR untuk memberikan penjelasan. Kami berharap segera ditindaklanjuti dengan perbaikan sehingga infrastruktur tersebut kembali dapat dimanfaatkan masyarakat,” katanya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bronjong yang berada di ruas jalan menuju Desa Manambin ambruk ke sungai pada Rabu (9/9/2026), diduga setelah hujan deras. Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak pada badan jalan dan mengganggu akses warga.
Reporter : Rls



















