Pemkab Madina dan Satgas PRR Sinkronisasi Data Pemulihan Pascabencana

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

PANYABUNGAN, Mandailingpos — Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) bersama Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) menggelar rapat koordinasi terkait pemulihan pascabencana di Aula Kantor Bupati Madina, Komplek Perkantoran Payaloting, Panyabungan, Selasa (29/9/2026).

Rakor tersebut dipimpin Bupati Madina H. Saipullah Nasution bersama Koordinator PRR Fajar Tjahjono. Turut hadir Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, Pj. Sekda Afrizal Nasution serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Bupati Saipullah menyampaikan apresiasi atas kehadiran Satgas PRR. Menurutnya, keberadaan tim tersebut penting untuk menyinkronkan data pemerintah daerah dengan data yang tercatat di kementerian terkait dalam rangka mempercepat pemulihan pascabencana.

Saipullah menjelaskan, sebelumnya Pemkab Madina telah mengusulkan data Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) secara keseluruhan kepada pemerintah pusat. Namun, dalam pelaksanaannya, penanganan berbagai sektor kemudian dilakukan oleh kementerian masing-masing.

“Contohnya, kerusakan jalan ditangani Kementerian PU, sementara kerusakan sawah ditangani Kementerian Pertanian. Kondisi ini membuat data yang kami ajukan tersebar di sejumlah kementerian,” jelasnya.

BACA JUGA:  Sosperda di Pidoli Dolok, Aswin Parinduri Sebut  Koperasi Simbol Gotong Royong Bangsa Indonesia 

Menurut Saipullah, kehadiran Satgas PRR diharapkan dapat membantu pemerintah daerah melakukan rekonsiliasi data sekaligus memperoleh informasi mengenai perkembangan penanganan setiap sektor.

“Sehingga kami tahu mana yang telah dilaksanakan dan data mana yang belum,” ujarnya.

Ia berharap hasil rekonsiliasi tersebut dapat menjadi dasar untuk mempercepat pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana secara menyeluruh di Kabupaten Madina.

Sementara itu, Koordinator PRR Fajar Tjahjono mengatakan, pihaknya bertugas melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pemerintah daerah dalam pelaksanaan pemulihan pascabencana.

“Saya yakin pemerintah daerah sudah bekerja keras melaksanakan pembangunan pascabencana yang sangat berdampak kepada masyarakat,” katanya.

Fajar menyebutkan, rapat koordinasi tersebut menjadi momentum untuk melihat perkembangan penanganan pascabencana secara komprehensif sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang masih dihadapi, termasuk kebutuhan dukungan anggaran.

“Monitoring ini bertujuan agar progres rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Reporter : Rls

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!