Balai Makam Raja Mangalaon Tua di Pakantan Akan Direhab

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype
oplus_0

PAKANTAN, Mandailingpos – Balai makam Raja Mangalaon Tua di Talobu, Pakantan Lombang, Kecamatan Pakantan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), direncanakan akan direhab.

Makam leluhur bermarga Lubis yang diperkirakan telah berusia ratusan tahun itu diyakini sebagai tempat peristirahatan tokoh yang pertama kali membuka perkampungan Pakantan, atau dikenal dengan istilah Namarotap Banua.

Rencana rehabilitasi tersebut disampaikan Indra Surya Lubis dalam sebuah kegiatan adat yang digelar di Bagas Godang Pakantan Lombang, Senin (12/10/2026).

Kegiatan itu dihadiri para raja, Namora Natoras, tokoh masyarakat, serta keluarga besar masyarakat Pakantan yang datang dari Medan dan sejumlah daerah lainnya. Pertemuan tersebut bertujuan meminta izin sekaligus menyampaikan niat untuk merehabilitasi balai makam Raja Mangalaon Tua.

Dalam pertemuan itu, para raja, Namora Natoras, dan tokoh masyarakat Pakantan menyatakan dukungan terhadap rencana rehabilitasi tersebut.

Indra Surya Lubis mengatakan, rehabilitasi balai makam merupakan bentuk kepedulian warga Pakantan terhadap peninggalan leluhur yang memiliki nilai sejarah dan adat bagi masyarakat setempat.

Menurutnya, warga Pakantan yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia diharapkan dapat berpartisipasi melalui semangat gotong royong untuk memperbaiki dan melestarikan makam leluhur tersebut.

BACA JUGA:  Jelang Idul Adha, Pemkab Madina Gelar Pasar Murah

“Rehabilitasi ini merupakan bentuk nyata kepedulian kita terhadap peninggalan leluhur. Kami berharap seluruh warga Pakantan, di mana pun berada, dapat bersama-sama membantu agar balai makam ini tetap terjaga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses rehabilitasi akan dilaksanakan secara bertahap, dimulai dari perbaikan balai makam, jalan masuk, hingga gapura.

Rencana tersebut dilatarbelakangi kondisi bangunan yang mulai mengalami kerusakan. Bagian atap dan elemen kayu pada balai makam dilaporkan telah mengalami pelapukan sehingga membutuhkan perbaikan agar bangunan tetap terpelihara dengan baik.

Indra berharap, melalui dukungan dan partisipasi masyarakat, rehabilitasi dapat terlaksana sehingga situs bersejarah tersebut tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

Sejumlah keluarga besar Pakantan dari Medan yang hadir dalam kegiatan itu di antaranya Emir Rizal, Muhammad Ali Lubis, Firman Ahmad Nasution, Ali Ansyah Nasution, dan H. Muda Sakti Lubis.

Turut hadir para pemangku adat Pakantan, antara lain Raja Gumanti Pirang di Bata, Parlindungan Lubis, serta Mangaraja Sondituo dari Bagas Godang Pakantan Lombang, bersama tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

BACA JUGA:  Heboh, Tukin dan Serdos Dosen STAIN Madina Terancam Tidak Cair 9 Bulan

Dalam upacara adat ini juga dirangkaikan pengiriman doa kepada arwah leluhur, ulama serta keluarga, terutama kepada Raja Mangalaon Tua Lubis yang diyakini sebagai pembuka kampung Pakantan.

Rencananya, rehab balai makam ini akan di mulai Selasa (13/20/2026) dan akan dilakukan secara bertahap.

Reporter ,: Lokot Husda Lubis

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!