Pengurus Koperasi Merah Putih Di Desa Sayurmaincat Terbentuk

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

Kotanopan, Mandailingpos – Hampir semua desa dan kelurahan di Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal sudah menggelar musyawarah desa khusus ( Musdesus) untuk membentuk pengurus Koperasi Merah Putih ( KMP).

Pada Jum’at ( 17/05/2025) malam di Gedung Balai Desa Sayurmaincat misalnya, Pemerintahan Desa Sayurmaincat ( Pemdes) telah rampung membentuk pengurus KMP.

Musdesus itu dihadiri unsur Forkopincam Kotanopan, para pendamping desa, kepala desa, TP PKK desa, jajaran BPD, kader kesehatan desa, tokoh masyarakat,tokoh pemuda dan pemuda serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

 Musdesus berlangsung di balai desa setempat, jabatan Koperasi Merah Putih di Desa Sayurmaincat dipercayakan Zulkarnein Parinduri dibantu Wakil Ketua Bidang Usaha Muliadi Lubis dan Wakil Ketua Bidang Anggota yaitu Nurjannah.

Untuk dua jabatan lainnya yakni Sekretaris terpilih Yudi Amanzah dan Sarifah Lubis sebagai Bendahara. Kepala Desa Sayurmaincat Fahruddin Lubis menjadi ketua pengawas, Parlindungan Parinduri sebagai sekretaris pengawas dan Zulkipli Lubis sebagai bendahara pengawas.

Kepala Desa Sayurmaincat Fahruddin Lubis berharap dengan terbentuknya Koperasi Merah Putih itu dapat membuka peluang ekonomi baru bagi warga. Juga menjadi contoh pengelolaan kelembagaan ekonomi desa yang partisipatif dan berkelanjutan.

BACA JUGA:  Siswa SMAN 1 Kotanopan Jualan Takjil Puasa Serba Rp. 5.000

“ Pengembangan KMP merupakan salah satu upaya penting untuk mendorong kemandirian ekonomi dan kesejahtraan masyarakat di tingkat desa secara inklusif dan berkelanjutan ,” katanya.

Sementara Camat Kotanopan Muslih Lubis dihubungi pada Sabtu (17/05/2025) mengapresiasi langkah progresif Desa Sayurmaincat dan Muarapotan yang telah membentuk Koperasi Merah Putih sebagai konkrit pelaksanaan program prioritas nasional.

“ Terbentuknya koperasi ini membuktikan bahwa desa-desa di Kecamatan Kotanopan tidak hanya responsif terhadap kebijakan pusat, tetapi juga siap menjadi pelaku utama pembangunan ekonomi kerakyatan. Ini sejalan dengan visi Bupati Madina untuk mewujudkan desa mandiri, inklusif dan produktif ,” katanya.

Reporter : Midun Lubis

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!