KOTANOPAN, Mandailingpos – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution membuka secara resmi Pekan Olahraga dan Seni Diniyah (Porsadin) VII tingkat Kabupaten Madina, Sabtu (26/9/2026), di Pondok Pesantren Al-Munawarah, Desa Manambin, Kecamatan Kotanopan.
Pembukaan Porsadin turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Madina Indah Annisa Parinduri, Sekda Madina Afrizal Nasution, Ketua DPW FKDT Sumatera Utara Khollid Daulay, sejumlah pimpinan OPD, Camat Kotanopan Endra Mora Lubis, Camat Tambangan Bahren Daulay, pimpinan pesantren, kepala desa serta peserta Porsadin dari berbagai kecamatan.
Ketua Panitia Ali Mulki menyampaikan, Porsadin VII diikuti peserta dari 14 kecamatan dengan 14 cabang perlombaan, di antaranya Musabaqah Tilawatil Quran, tahfiz Juz 30, pidato bahasa Indonesia, bulu tangkis dan tenis meja dan perlombaan lainnya.
Ia mengapresiasi dukungan Pondok Pesantren Al-Munawarah dan masyarakat Desa Manambin yang turut membantu pelaksanaan kegiatan yang akan digelar selama dua hari, Sabtu dan Minggu (26-27 November ) 2026.
Sementara itu, Ketua FKDT Madina Muhammad Daud Lubis mengatakan, Madina saat ini memiliki sekitar 300 lembaga MDTA dengan 1.500 guru serta sekitar 18.000 santri.
Menurutnya, Porsadin menjadi wadah untuk membangun ukhuwah Islamiyah sekaligus memberikan ruang bagi santri untuk mengembangkan potensi dan prestasi di bidang keagamaan, olahraga dan seni.

“Anak-anak inilah yang akan menjadi generasi penerus Madina. Karena itu, kami terus berupaya memberikan ruang bagi mereka untuk berprestasi,” ujarnya.
Muhammad Daud juga menyebutkan, sejumlah santri Madina telah menorehkan prestasi pada ajang Porsadin tingkat nasional. Para peserta terbaik dari Porsadin VII Madina nantinya akan dipersiapkan mengikuti seleksi dan ajang tingkat provinsi hingga nasional.
Pimpinan Pondok Pesantren Al-Munawarah, Fauzi Lubis, menyatakan pihaknya mendukung penuh kegiatan Porsadin. Selain menyediakan lokasi kegiatan, pihak pesantren bersama masyarakat juga menyiapkan tempat penginapan bagi peserta dan pendamping.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution mengatakan Porsadin bukan semata-mata ajang memperebutkan piala, tetapi menjadi sarana bagi santri untuk mengembangkan bakat, keberanian dan mental berprestasi.
“Bertanding sebenarnya sudah menjadi pemenang karena sudah berani tampil. Jadikan Porsadin ini sebagai batu loncatan untuk meraih prestasi yang lebih besar,” kata Atika.
Atika juga mengapresiasi panitia, pihak pesantren dan masyarakat yang bergotong royong menyukseskan Porsadin VII.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat silaturahmi antara santri, guru, pesantren, masyarakat dan pemerintah.
“Melalui silaturahmi seperti ini, mudah-mudahan lahir kerja sama dan kebaikan-kebaikan baru bagi masyarakat,” ujarnya.
Reporter ; Lokot Husda Lubis



















