Kepala MAN 1 Madina Keluhkan Ketiadaan Aula dan Mobil Sekolah Kepada Aswin Parinduri

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

Panyabungan, Mandailingpos- Kepala Madrasah Aliyah Negeri ( MAN) 1 Mandailing Natal, Hj Salbiah mengeluhkan ketiadaan aula dan mobil sekolah kepada anggota DPRD Sumatera Utara H. Aswin Parinduri saat acara sosialisasi perundang undangan tentang kepemudaan di sekolah tersebut, Rabu (4/6/2025).

Dalam sambutannya, Salbiah menyampaikan, jumlah siswa MAN 1 Madina saat ini sebanyak 1188 siswa  diasuh 116 tenaga pendidik. Walaupun posisi MAN 1 Madina di ujung Sumatera, namun prestasi yang ditorehkan sudah banyak, baik tingkat kabupaten, provinsi, nasional dan internasional.

” Banyaknya kegiatan perlombaan yang harus diikuti. Alangkah indahnya kalau siswa kita ini diantar bus bertuliskan MAN 1 Madina. Bukan seperti selama ini naik bus Lubuk Raya, Aek Mais. Kadang kita iri dengan MAN di kabupaten atau di provinsi lain. Setiap perlombaan, siswanya turun dari mobil sekolah yang bertuliskan nama sekolahnya atau nama kabupatennya ” sebut Salbiah.

Begitu juga dengan aula sekolah, sampai saat ini belum ada. Sekolah ini tergolong padat kegiatan kunjungan dari luar. Setiap ada kegiatan, guru guru harus mengosongkan ruangan kantor untuk tempat pertemuan. Jadi kalau ada aula bisa jadi tempat pertemuan dan kegiatan siswa.

BACA JUGA:  Aswin Parinduri Reses di Kelurahan Tanobato.

” Mengingat pentingnya aula dan mobil sekolah ini, kami berharap kepada bapak Aswin Parinduri membantu melobi anggaran, baik ia provinsi dan pusat untuk kedua usulan ini. Kami titip usulan ini untuk diperjuangkan” sebut Salbiah.

Dilanjutkan Salbiah, madrasah ini termasuk salah satu sekolah yang diminati warga di kabupaten Mandailing Natal, ini terlihat dari banyaknya orangtua yang mau menyekolahkan anaknya. Kita pihak sekolah mengucapkan syukur atas kepercayaan yang diberikan warga Mandailing Natal ini.

Sedangkan H. Aswin Parinduri dalam kesempatan itu menyampaikan, dirinya datang ke MAN 1 ditugaskan pemerintah untuk sosialisasi perundangan undangan tentang kepemudaan. Tujuannya memberikan pemahaman hukum dan edukasi moral kepada pemuda termasuk siswa ini.

Terkait usulan dan permohonan kepala sekolah, yaitu  pengadaan bus sekolah dan aula, pihaknya akan berusaha memperjuangkannya tingkat provinsi ataupun pusat. ” Saya akan menjadi garda terdepan memperjuangkan ini” sebut Aswin Parinduri

Aswin merasa bersyukur bisa hadir ditengah tengah siswa MAN 1 Madina ini. Sebab, selama ini ia hanya mendengar hasil prestasi yang ditorehkan cukup bsnyak. Ia juga berpesan agar sekolah ini terus berkarya meraih prestasi.

BACA JUGA:  Kisah Sedih Erni Hayati Penderita Tumor di Mulut Berjuang 4 Tahun Menahan Sakit

Aswin juga berpesan kepada agar siswanya menjauhi narkoba. Sebab, masa remaja adalah usia yang rawan terhadap narkoba. narkoba dalah musuh bersama, bukan gaya hidup.

” Bumi Madina adalah bumnyai pejuang. Isilah kemerdekaan dengan nilai – nilai yang baik. Mudah mudahan alumni MAN ini nantinya bisa menjadi tokoh di tahun 2045 yang disebut dengan tahun emas Indonesia’, sebut Aswin

Reporter : Lokot Husda Lubis

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!