Panyabungan Barat, Mandailingpos- Seorang pria paruh baya asal Panyabungan Tonga Fardiansyah Sitompul dilaporkan meninggal. Diduga korban kehilangan nyawa setelah dihajar massa di lokasi pengolahan limbah tambang emas (tong) di desa Runding Kecamatan Panyabungan Barat, Rabu (08/04/2026).
Kepala Desa Runding, Abdullah Amin Rangkuti, mengonfirmasi penemuan korban dalam kondisi memprihatinkan. Saat ditemukan di lokasi “tong” pengolahan emas tersebut, korban sudah tidak berdaya dengan luka lebam di sekujur tubuh akibat hantaman benda tumpul.
” Belum diketahui pasti motif kejadiannya. Namun saat kami temukan, pria tersebut sudah babak belur di lokasi pengolahan limbah milik Haji Endang,” ungkap Abdullah Amin kepada wartawan.
Melihat kondisi korban yang masih bernapas pihak aparat desa bersama warga segera melarikan korban ke RSU Panyabungan. Nahas, setibanya di rumah sakit, tim medis menyatakan bahwa nyawa pria tersebut tidak dapat diselamatkan.

Yakub famili korban mengatakan, sekitar pukul 03.00 Wib dinihari dirinya masih sempat menerima panggilan telepon dari korban.
“Namun karena sudah tidur, tidak mendengar ada telepon masuk. Pas saya telepon balik tidak aktif lagi”, ucapnya melalaui telepon.
Yakub yang merupakan sepupu korban menyebutkan, tidak mengetahui apa motif dari kejadian tersebut. Karena menurutnya korban tidak memiliki musuh dan tidak ada berselisih paham dengan orang lain.
Yakub menilai perbuatan biadab yang menimpa saudara nya itu adalah perbuatan yang sudah direncanakan dan pelakunya lebih dari 2 orang.
” Saya lihat digalundung, keretanya masih ada, sendalnya juga ada, jadi bisa saya simpulkan dia dibawa paksa, seperti diculik, dan pelaku yang jemput lebih dari satu orang”, ucapnya.
Dia menceritakan, isteri korban juga tidak miliki firasat apapun. ”Namun tadi pagi sekitar pukul 08.00 wib istrinya bertanya ke saya dimana suaminya, saya jawab tidak tau, terus kemudian ada keluarga yang mengabari terkait keberadaan korban yang sudah meninggal di RSUD Panyabungan”, ungkapnya.
Yakub juga membenarkan ada banyak luka bacok disekujur tubuh korban, diduga dilakukan banyak orang.
Keluarga korban meminta polisi untuk mengungkap tuntas kasus pembunuhan ini dan menghukum pelaku seberat-beratnya.
“Sadis, polisi harus bisa secepatnya mengusut tuntas siapa-siapa saja yang terlibat dalam kasus ini,” kata Yakub dan Butet, keluarga korban.
Reporter : Rls



















