Bupati Madina Bersama Sejumlah Pejabat Salat Id di Masjid Agung Nur Alan Nur

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

Panyabungan, Mandailingpos- Bupati Mandailing Natal H. Saipullah bersama sejumlah pejabat penting di daerah ini melaksanakan salat Id di Masjid Agung Nur Alan Nur Aek Godang, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Jumat, (6/6/ 2025).

Terlihat Pj. Sekda M. Sahnan Pasaribu, Asisten II Ahmad Meinul Lubis, Asisten III Lismulyadi Nasution, Ketua MUI Muhammad Natsir, Ketua Partai Denokrat Harminsyah Batubara, Ketua Perindo Ali Makmur, Kaban PKAD Yaz Adu Syakirin, Kadishub Adi Wardana, Kadis Kominfo Azhar Parasmuda Hasibuan, Kadis PUPR Ir. Elpi Yanti Harahap, Kadis Kesehatan dr. Muhammad Faisal Situmorang, Kadis Ketapang Taufik Zulhandra Ritonga, Direktur RSUD Panyabungan dr. Rusli Pulungan, ketua PA dan jajaran Kemenag.

Bupati Saipullah dalam sambutannya sebelum salat Id mengatakan, makna ibadah qurban sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas antar sesama umat Islam dengan tujuan mempererat silaturahmi.

“Momentum Idul Adha kita jadikan mempererat hubungan kekeluargaan di antara sesama anggota masyarakat,” sebut Bupati.

Saipullah menjelaskan, qurban harus dimaknai sebagai pemberian ikhlas kepada saudara seiman tanpa melihat status sosialnya, baik itu orang kaya maupun yang miskin. Ibadah tersebut m
pelajaran penting bagi umat Islam untuk ketaatan dan pengorbanan untuk mendapat rida Allah Swt.

BACA JUGA:  Di SMPN 6 Panyabungan, Bupati Berikan Motivasi Kepada Siswa

“Seluruh keluarga Nabi Ibrahim, baik itu anak dan istrinya, mengajarkan kita untuk taat kepada perintah Allah Swt. Menurut akal pikiran, tidak mungkin seorang ayah akan menyembelih anak kandungnya, tapi Nabi Ibrahim mematuhi perintah itu,” sebut dia.

Bupati Saipullah pun mendoakan ibadah kurban yang dilaksanakan umat Islam pada Idul Adha tahun ini diterima Allah Swt. “Mudah-mudahan segala pengorbanan, ibadah, Allah jadikan sebagai amalan terbaik,” harap dia.

Sementara itu Ustadz Muhammad Amin Rangkuti dalam khutbahnya menyampaikan bahwa Idul Adha seharusnya membawa seorang mukmin untuk melihat kembali perjalanan Nabi Ibrahihim AS dalam menemukan keimanan kepada Allah Swt.

“Keimanan dan ketahuidan Nabi Ibrahim AS tidak didapatkan dengan mudah, dia disisihkan dalam keluarga dan dikucilkan dari masyarakat,” kata dia.

Ustaz Amin pun meminta jemaah salat Id agar menjadikan keluarga Nabi Ibrahim sebagai teladan dalam kehidupan.

Usai salat, bupati bersama sejumlah pejabat dan masyarakat buka bersama di teras Masjid Agung disusul pemotongan hewan kurban di halaman belakang rumah ibadah tersebut.

BACA JUGA:  Bupati Madina Ajak Pedagang Pindah ke Eks Bisokop Tapanuli

Reporter : Rls

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!