PWI Madina Perkuat Sinergi dengan STAIN, Dorong Kolaborasi Jurnalistik dan Literasi Digital

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

Panyabungan, Mandailingpos – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melakukan kunjungan silaturahmi ke Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Madina, Rabu (29/7/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membangun sinergi antara insan pers dan dunia akademik dalam mendukung pembangunan daerah.

Ketua PWI Madina, Zamharir Rangkuti, mengatakan silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kemitraan dengan berbagai lembaga, termasuk institusi pendidikan tinggi. Menurutnya, kolaborasi antara PWI dan STAIN Madina dapat diwujudkan melalui berbagai program yang bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat.

Ia menyebutkan, sejumlah program yang dapat dikembangkan bersama, seperti pelatihan jurnalistik, diskusi publik, kuliah umum, hingga kegiatan peningkatan kapasitas mahasiswa.

Zamharir juga menilai perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam melahirkan generasi muda yang kritis, berintegritas, serta mampu menghadapi perkembangan informasi di era digital.

Sementara itu, Ketua STAIN Madina, Marasamin, mengapresiasi kunjungan yang dilakukan PWI Madina. Menurutnya, pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara cepat, akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.

BACA JUGA:  PWI Madina Sembelih Sapi Kurban Bantuan PT SMM

Ia menegaskan bahwa STAIN Madina terbuka untuk menjalin kerja sama dengan PWI dalam berbagai program yang memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun masyarakat luas. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang komunikasi, jurnalistik, dan literasi digital.

“Pada prinsipnya kami menyambut baik kehadiran PWI Madina. Kampus siap bekerja sama dalam berbagai kegiatan yang bersifat edukatif, pelatihan, seminar, maupun kegiatan lain yang dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat,” ujar Marasamin.

Selain itu, Marasamin menekankan pentingnya fungsi pers sebagai kontrol sosial. Menurutnya, media memiliki tanggung jawab untuk mengawal jalannya pemerintahan, pembangunan, serta berbagai kebijakan publik agar tetap berjalan sesuai aturan dan kepentingan masyarakat.

“Kami juga berharap pers tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional. Kritik yang disampaikan media merupakan bagian dari upaya membangun daerah menjadi lebih baik, selama dilakukan berdasarkan fakta dan berpegang pada kode etik jurnalistik,” pungkasnya.

Reporter ; Lokot Husda Lubis

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!