SAIPAR DOLOK HOLE, Mandailing Pos – Warga Kelurahan Aek Simotung dan Desa Simangambat, Kecamatan Saipar Dolok Hole, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), menyampaikan sejumlah aspirasi kepada Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, H. Aswin Parinduri, SH, MH.
Aspirasi tersebut disampaikan saat Aswin melaksanakan reses I masa sidang III Tahun 2026–2027 di Balairung Pasar Simangambat, Senin (28/9/2026) siang.
Dalam kegiatan itu, Aswin didampingi Anggota DPRD Tapsel dari Fraksi Partai Golkar, Arifin Ahmad Siregar. Turut hadir Camat Saipar Dolok Hole Pardomuan Pangaribuan, Lurah Aek Simotung beserta para kepala lingkungan dan kepala dusun, Kepala Desa Simangambat beserta perangkat desa, BPD, serta sejumlah undangan lainnya.
Warga menyampaikan sejumlah kebutuhan yang dinilai mendesak, terutama kelanjutan peningkatan jalan provinsi dari ruas Arse–Saipar Dolok Hole hingga menuju Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta).
Menurut warga, peningkatan dan kelanjutan pembangunan jalan tersebut sangat penting karena menjadi akses utama masyarakat dalam mendukung aktivitas ekonomi, khususnya untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan.
Warga menilai, apabila akses jalan hingga ke Paluta dapat ditingkatkan, desa-desa di wilayah tersebut akan semakin terbuka dan tidak lagi mengalami keterisolasian.
Buruknya kondisi infrastruktur jalan juga dinilai berdampak terhadap pemasaran hasil pertanian dan perkebunan masyarakat. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, hasil pertanian dapat lebih cepat diangkut ke pasar sehingga biaya transportasi dapat ditekan dan petani memiliki akses pasar yang lebih luas.
Selain jalan, warga juga mengusulkan perbaikan sejumlah jaringan irigasi dan bendungan pertanian yang mengalami kerusakan. Mereka juga meminta pembangunan dek atau bangunan penahan banjir untuk melindungi lahan pertanian sekaligus mendukung peningkatan produksi pertanian.
Persoalan lain yang paling banyak dikeluhkan warga adalah kelangkaan pupuk bersubsidi yang disebut telah terjadi dalam dua tahun terakhir. “Masalah kelangkaan pupuk sudah lama terjadi di daerah kami. Buat apa kami menanam padi kalau pupuknya tidak ada. Kami hanya membutuhkan pupuk sesuai kebutuhan. Kalaupun ada di pasaran, harganya sangat tinggi,” ujar seorang warga.

Sementara itu, Anggota Fraksi Golkar DPRD Tapsel, Arifin Ahmad Siregar, mengharapkan masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan reses untuk menyampaikan kebutuhan yang benar-benar mendesak dan menjadi prioritas.
Menurutnya, aspirasi masyarakat perlu disusun secara jelas berdasarkan skala prioritas agar dapat diperjuangkan sesuai kewenangan pemerintah.
Pada kesempatan yang sama, Aswin Parinduri mengatakan, kehadirannya di Saipar Dolok Hole merupakan bagian dari tugasnya sebagai wakil rakyat untuk mendengar dan menyerap aspirasi masyarakat.
“Reses bukan acara seremonial, tetapi bentuk pertanggungjawaban seorang wakil rakyat kepada rakyatnya. Saya datang untuk membawa suara masyarakat Kelurahan Aek Simotung dan Desa Simangambat ke tingkat pemerintahan yang lebih tinggi,” ujar Aswin.
Ia menegaskan, masyarakat di desa juga harus merasakan pembangunan. Menurutnya, masyarakat desa merupakan bagian penting dalam pembangunan Sumatera Utara.
Aswin berharap hasil reses tersebut dapat menghasilkan daftar kebutuhan masyarakat yang jelas, terukur, dan berdasarkan skala prioritas.
“Kalau aspirasi itu memang menjadi kewenangan provinsi dan sesuai dengan prioritas pembangunan, saya akan memperjuangkannya melalui DPRD Sumatera Utara sesuai mekanisme yang berlaku,” katanya.
Reporter: Munir Lubis



















