PANYABUNGAN, Mandailingpos — Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution mengikuti Forum Koordinasi Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu di Auditorium Soemitro Djojohadikusumo, Kantor BRIN, Jakarta, Senin (14/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Saipullah didampingi Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Madina, Muktar Afandi Lubis.
Forum yang menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai pembicara utama itu membahas penguatan kolaborasi lintas sektor dalam penanganan permukiman kumuh.
Menko AHY menegaskan, penanganan sekitar 7.000 kawasan kumuh di Indonesia tidak dapat dilakukan secara sektoral. Pembangunan rumah harus diiringi penyediaan air minum, pengelolaan sanitasi, serta perbaikan infrastruktur lingkungan.

Dalam forum tersebut juga dilakukan penandatanganan Peraturan Menteri Koordinator (Permenko) Bidang Infrastruktur sebagai upaya menyinkronkan penanganan kawasan kumuh dengan target mencapai 73.948 hektare.
Bupati Saipullah mengatakan, keikutsertaannya dalam forum tersebut merupakan bentuk komitmen Pemkab Madina mendukung program pemerintah pusat dalam menangani kawasan permukiman kumuh.
“Luas kawasan permukiman kumuh di Madina mencapai 167,26 hektare. Penanganannya membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar dapat dilakukan secara terpadu dan tepat sasaran,” ujar Saipullah.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan penting untuk meningkatkan kualitas kawasan permukiman sekaligus kualitas hidup masyarakat.
Reporter : Rls



















