Iskandar Hasibuan : Wartawan Punya Andil Pemekaran Mandailing Natal

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

Panyahungan, Mandailingpos- Tanggal 09 Maret 2026 di Peringati Hari Ulang Tahun(HUT) Ke -27 Kabupaten Mandailing Natal. Seharusnya Panitia HUT harus ingat para Pejuang Pemekaran, termasuk Wartawan sangat besar andilnya dalam pemekaran daerah Bumi Gordang Sambilan.

” Selain tokoh politik dan ASN ( Aparatur Sipil Nagara), Ulama, tokoh masyarakat, OKP/KNPI, Wartawan juga sangat besar andilnya untuk pemekaran Mandailing Natal,” sebut Wartawan Waspada.Id Medan, Iskandar Hasibuan, Minggu malam(08/03/2926) di rumahnya Jalan Bermula Kelurahan Panyabungan II Kecamatan Panyabungan.

Kata Iskandar, Kabupaten Mandailing Natal di Sumatera Utara terbentuk hasil pemekaran dari Kabupaten Tapanuli Selatan berdasarkan UU No. 12 Tahun 1998 dan diresmikan pada 23 November 1998 dan diperingati tanggal 9 Maret 1999, sehingga ditetapkan Hari Ulang Tahunnya setiap 09 Maret dan HUT Ke 27 kebetulan Bulan Ramadhan.

Sebagai salah seorang Wartawan yang ikut jadi saksi perjuangan pemekaran Mandailing Natal, mengingatkan Panitia HUT dan Bupati/Wakil Bupati dan seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah dan 40 anggota DPRD Mandailing Natal, untuk tidak lupa terhadap perjuangan Pemekaran Mandailing Natal.

BACA JUGA:  Khataman Alqur'an yang Ke 62 di Muara Sipongi Kembali Digelar

Masih banyak para pejuang pemekaran Mandailing Natal, yang masih hidup dan harusnya Panitia HUT Madina, ingat dan mengundangnya walau hanya dengan secarik kertas saja.

Untuk di ingat dan syukuri bersama, Bupati/ Wakil Bupati dan 40 anggota DPRD Madina sekarang belum tentu menjadi Bupati/Wakil Bupati dan anggota DPRD Madina, jika Mandailing Natal, tidak dimekarkan dengan Tapanuli Selatan.

Seperti saya, sejak dulu atau sejak tahun 1992 sudah Wartawan dan sampai sekarang masih Wartawan, kalau Bupati/Wakil Bupati Madina, belum tentu Bupati/Wakil Bupati, kalau Mandailing Natal, tidak.di mekarkan dari Tapanuli Selatan.

” Janganlah Bupati/Wakil Bupati dan 40 anggota DPRD Madina, lupa dengan sejarah perjuangan Mandailing Natal, ” ujar Iskandar Hasibuan.

Reporter : Rls

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!