Panyabungan, Mandailingpos– Untuk menunjang pelayanan Haji dan Umrah di Kabupaten Mandailing Natal, telah berdiri Kantor Kementerian Haji dan Umrah ( Kemenhaj) di bumi gordang sambilan ini. Letaknya di bagian depan kanan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Mandailing Natal, komplek Perkantoran Payaloting Panyabungan.
Bangunan berlantai dua berukuran 10 x 20 meter ini baru difungsikan mulai tanggal 10 Februari 2026 lalu. Peresmiannya dilakukan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal H. Maranaik Hasibuan di dampingi Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mandailing Natal H. Ahmad Zainul Khobir Batubara.
Fasilitas gedung ini cukup lengkap. Lantai pertama difungsikan untuk tempat pendaftaran haji, ruangan kepala, ruangan staf dan ruangan Bank Penerima Setoran ( BPS) haji dan umrah. Sedangkan di lantai dua terdapat aula untuk tempat kegiatan yang menampung sekitar 150- 200 orang.

Terkait dengan mobiler, semua ruangan sudah terpenuhi. Untuk kenyamanan jemaah calon haji, setiap ruangan dilengkapi dengan AC. Begitu juga dengan kamar mandi terdapat beberapa unit.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Mandailing Natal, H. Akhmad Zainul Khobir Batubara, Selasa, (10/03/2027) mengatakan, tujuannya dibangun gedung Kementerian Haji dan Umrah ini agar pelayanan ibadah haji dan umrah lebih fokus dan lebih cepat.
Selama ini pelayanan Haji dan umrah berada di bawah Kementerian Agama, tapi sekarang sudah ditangani Kantor Kementerian Haji dan Umrah.
Dijelaskannya, gedung ini difungsikan mulai bulan Februari lalu. Setelah diresmikan, beberapa kegiatan juga sudah dilaksanakan di gedung ini, misalnya manasik haji terintegrasi kecamatan Panyabungan dilaksanakan di Aula lantai II. Kedepan semua aktivitas yang berkaitan dengan pelaksanaan haji dan umrah, mulai perlengkapan administrasi berupa pendaftaran dan lainnya akan dipusatkan di gedung ini.

” Jadi bagi masyarakat yang berurusan berkaitan dengan haji dan umrah, kita siap melayani. Tujuan hadirnya Kementerian ini agar pelayanan haji dan umrah lebih fokus dan lebih cepat. Jadi kita di sini hanya fokus mengurusi jemaah. Mudah mudahan kehadirannya bisa bermanfaat bagi warga Mandailing Natal”, sebutnya.
Walaupun begitu, sebut Ahmad Zainul Khobir Batubara, walaupun gedung Kemenhaj sudah berdiri di Madina, namun pihaknya sedikit masih ada kendala yaitu minimnya staf yang bekerja di Kementerian ini.
Hal ini dapat kita pahami, karena keberadaan kantor kementerian haji dan umrah masih baru jadi masih menunggu penempatan staf pengawai dari kementerian haji dan umrah pusat. Saat in yang ada hanya dua orang pegawai dibantu PPK paruh waktu Kementerian Agama,”, sebutnya.
Reporter ; Lokot Husda Lubis



















