Keta Marsialapari Hidupkan Kembali Semangat Gotong Royong di Kecamatan Tambangan

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype
Oplus_131072

Tambangan, Mandailingpos – Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali diwujudkan melalui Program Keta Marsialapari (Kecamatan Tambangan Maju, Bersih, Asri, Lestari, Peduli, Aman, Kreatif).

Kegiatan kali ini dilaksanakan Kelompok Gotong Royong Seberang Batang Gadis di Desa Tambangan Jae, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal , Jumat (21/8/2026).

Tujuh desa yang tergabung dalam Kelompok Gotong Royong seberang Batang Gadis mengikuti kegiatan ‘mangalap ari’ dengan sasaran pembersihan parit, badan jalan dan bahu jalan dari Simpang Tiga menuju kawasan objek wisata Lubuk Larangan Anak Yatim, Desa Tambangan Jae.

Kegiatan berlangsung pukul 14.00 hingga 17.00 WIB. Camat Tambangan Bahren Daulay bersama Babinsa, para kepala desa, perangkat desa serta NNB Desa Tambangan Jae turut bergotong royong dalam kegiatan tersebut.

Para peserta membawa peralatan dari desa masing-masing dan bekerja bersama membersihkan lingkungan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat marsialapari, yakni bekerja bersama dan saling membantu untuk kepentingan masyarakat.

Camat Tambangan Bahren Daulay mengatakan, keta Marsialapari merupakan upaya menghidupkan kembali budaya gotong royong dan kebersamaan masyarakat melalui kegiatan yang lebih terorganisasi dan berkelanjutan.

BACA JUGA:  Untuk Mendukung MBG, Kepala Desa Diminta Kelola Lahan Tidur

” Meski Kerangka Acuan Kegiatan (KAK) serta AD/ART Keta Marsialapari masih dalam proses penyusunan, kegiatan tetap dilaksanakan sesuai jadwal. Setiap kegiatan yang telah dilaksanakan akan menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan program, termasuk penyusunan draf AD/ART dan KAK”, sebutnya. 

Menurut Bahren, Ke depan, Keta Marsialapari tidak hanya diarahkan pada kegiatan gotong royong dan kebersihan lingkungan, tetapi juga diharapkan berkembang menjadi wadah kegiatan sosial dan pembangunan masyarakat. Di antaranya penanaman pohon, pembuatan taman desa, kepedulian antarwarga, kegiatan CKG, diskusi program pembangunan desa serta berbagai kegiatan positif lainnya.

Keterlibatan masyarakat juga diharapkan semakin luas dengan melibatkan pemerintah desa/kelurahan, lintas sektor, tokoh masyarakat, NNB, lembaga desa dan berbagai unsur masyarakat lainnya.

” Setelah KAK dan AD/ART selesai disusun, Pemerintah Kecamatan Tambangan akan melakukan sosialisasi bersama pemerintah desa/kelurahan, tokoh masyarakat, NNB serta unsur masyarakat lainnya”, ujarnya. 

Ditambahkannya, keta Marsialapari diharapkan tidak sekadar menjadi program, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama masyarakat Kecamatan Tambangan. Melalui gotong royong, kebersamaan diperkuat dan kepedulian terhadap lingkungan serta fasilitas umum terus dibangun.

BACA JUGA:  Camat Kotanopan Salurkan 5 Ekor Qurban Pemkab Madina

Kegiatan mangalap ari di Desa Tambangan Jae menjadi salah satu langkah awal dalam memperkuat kembali budaya gotong royong sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dan fasilitas umum di Kecamatan Tambangan.

Reporter : Rls

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!