98 Tahun Pondok Pesantren Subulussalam Sayurmaincat Kotanopan

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

Tepat hari Senin, 5 Mei 2025, Pondok Pesantren Subulussalam Sayurmaincat Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal genap berusia 98 tahun.

Dua tahun lagi, Pesantren tertua setelah Musthafawiyah Purba Baru di Kabupaten Mandailing Natal ini genap satu abad. Saat ini, Pesantren tersebut mengasuh 750 santri yang terdiri dari tingkat Aliyah dan Tsanawiyah.

Pesantren ini didirikan tanggal 5 Mei 1927 oleh Warga Sayurmaincat Kotanopan. Awal berdirinya karena ada perbedaan pendapat tentang penetapan awal bulan puasa Ramadhan sekitar tahun 1924-1925.

Saat itu, ada pendapat yang mengatakan ditetapkan berdasarkan rukyah (melihat awal puasa dari Puncak Tor Sihite) yang letaknya sebelah Timur Desa Sayurmaincat. Sebagian lagi warga berpendapat penetapan awal Ramadhan harus dengan ilmu hisab. Lama kelamaan, pertentangan tersebut semakin meruncing di tengah-tengah masyarakat.

Untuk mengatasi itu, di adakanlah musyawarah kampung yang dihadiri cerdik pandai, hatobangon, alim ulama, pemuka adat saat itu. Dalam musyawarah itu diputuskan, untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi di masyarakat ini harus dengan ilmu pengetahuan.

Untuk itu, perlu didirikan sebuah lembaga pendidikan untuk tempat menuntut ilmu, maka berdirilah Pesantren ini dengan nama awalnya Maktab Subulussalam dengan jumlah 3 lokal dan santrinya 100 orang. Sedangkan kepala sekolah pertama di Maktab Subulussalam ini adalah H. Ilyas Lubis.

BACA JUGA:  Wabup Madina Minta IKBN DAB Aktif dalam Pencegahan Peredaran Narkoba
Oplus_131072

Selain itu, Pondok Pesantren ini mempunyai andil besar dalam melawan penjajah dari bumi Gorang Sambilan (Madina). Pengurus Ponpes ketika itu banyak yang ditangkap Belanda kemudian di buang keluar Sumatera”, ujar Ketua Yayasan Ponpes Subulussalam H. Endar Lubis, Selasa (6/5/2025).

Perlawanan yang dilakukan tercium Belanda, beberapa pengurus dan guru Ponpes Subulussalam di panggil Asisten Residen ke Padang Sidempuan. Mereka di hadapkan kepada Demang bagian politik. Sejak itu pemerintah Belanda terus mengawasi kegiatan pengurus, santi dan gurunya.

Puncaknya, tidak berselang lama, Belanda menangkap lima orang pengurus Ponpes sekaligus warga desa Sayurmaincat, di antaranya Tinggi Lubis (di buang ke Digul – Irian Jaya), Yahya Malik Nasution (dibuang ke Digul – Irian Jaya), H. Alinafiyah Lubis (H. Mahals Lubis) di penjarakan di Suka Miskin-Jawa Barat, Makmur Lubis di buang ke Ternate dan Abdul Aziz di buang entah kemana. Walaupun terjadi pengkapan terhadap pengurus, namun santri-santri Subulussalam tetap meneruskan perjuangan kemerdekaan.

Pasca kemerdekaan, ponpes Subulussalam kembali dijadikan Asrama TKR. Setelah asrama TKR di pindahkan, Ponpes Subulussalam di jadikan Asrama oleh Jawatan Sosial. Dan seterusnya, Ponpes Subulussalam dipergunakan tempat latihan Napindo. Kemudian tahun 1949, Ponpes Subulussalam kembali di buka dengan kepala sekolah H. Fahruddin Arjun Lubis.

BACA JUGA:  Ratusan Anggota BKMT Hadiri Pengajian Rutin di Masjid Nur Ala Nur Panyabungan.

Ponpes ini juga sudah banyak menghasilkan alumni-alumni yang cukup berhasil di kancah nasional dan internasional, mulai dari M. Yunan Nasution (Mantan Ketua Islamiyah Jakarta), Prof. Muktar Lintang (Guru Besar Universitas Kebangsaan Malaysia). KH. Ahmad Nasution (Mantan Ketua Pengadilan Tinggi Mahkamah Syariah Sumut).

Kemudian Ikhsan Nasution (Mantan Kepala Depertemen Agama Bengkulu), Mayor (Purn) Aspan Nasution (Mantan Pusdikkes-AD Jakarta), Letkol (Pur) Ayub Lubis (Mantan Ketua Perintis Kemerdekaan Sumut), Abdul Kadir (Mantan Pimpinan Ponpes KHA. Dahlan Sipirok) dan masih banyak alumni lain yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu.

Di usianya yang ke 98 tahun ini, Pesantren ini tetap eksis memberikan pendidikan kepada masyarakat. Dalam.perjalanan panjang ini, tentunya Ponpes ini butuh dukungan penuh dari masyarakat agar pendidikan tetap berlangsung dengan baik.

Penulis : Lokot Husda Lubis

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!