Kotanopan, Mandailingpos – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara H. Aswin Parinduri menggelar sosialisasi Penguatan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan Penyebarluasan Ideologi Pancasila di lingkungan SMA Negeri 1 Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal, Kamis (04/06/2026).
Kegiatan ini dihadiri Kepala Sekolah SMAN 1 Kotanopan Syafnil Nasution, para guru, tata usaha, orangtua/ wali siswa dan ratusan siswa/i yang ada disekolah itu.
Juga hadir Wakil Ketua DPRD Madina Indah Annisa, Camat Kotanopan Enda Mora Lubis diwakili Aswan Lubis, Kapolsek AKP Syarifuddin Nasution, Kalapas, Lurah Pasar Kotanopan diwakili Kasipem Eva Susanti dan undangan terkait lainnya.
Acara sosialisasi yang menghadirkan dua nara sumber yakni Arsidin Batubara dan Dede Hafirman Said,M.Ag juga dirangkaikan dengan pemberian bantuan kuliah kepada 26 siswa/i SMAN 1 Kotanopan yang lulus ke Perguruan Tinggi Negeri ( PTN) tahun 2026 ini.

Dalam kesempatan itu, legislator dari Fraksi Golkar ini menyampaikan, ada beberapa hal peran anggota DPRD dalam Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Penguatan Wawasan Kebangsaan.
Misalnya, sebagai legislator, mendorong lahirnya Perda yang berpihak pada nilai kebangsaan dan keadilan sosial. Sedangkan sebagai pengawas, mengawasi program pemerintah agar tidak menyimpang dari nilai Pancasila.
Selain itu, kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumut ini sebagai representatif rakyat, menyuarakan aspirasi masyarakat dan mengedukasi publik tentang pentingnya menjaga ideologi negara dan sebagai agen perubahan sosial, menjadi teladan dalam kehidupan berbangsa.
“Sosialisasi wawasan kebangsaan ini bukan sekedar formalitas, tapi sebagai upaya strategis untuk memperkuat identitas dan karakter kebangsaan khususnya dalam diri generasi muda ditengah-tengah arus globalisasi yang deras, dimana informasi datang tanpa batas ,” ujarnya.

Sementara nara sumber Arsidin Batubara dan Dede Hafirman Said sebagai narasumber dalam kesempatan itu menyampaikan, tujuan sosialisasi wawasan kebangsaan adalah upaya penanaman nilai-nilai kebangsaan, Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika kepada masyarakat, khususnya generasi muda untuk memperkokoh persatuan, meningkatkan nasionalisme, serta menjaga keutuhan NKRI dari ancaman globalisasi.
Arsidin menjelaskan, Pancasila sebagai dasar negara, ideologi nasional, dan pandangan hidup bangsa Indonesia.
Sedangkan wawasan kebangsaan sebagai cara pandang bangsa terhadap diri dan lingkungannya dengan mengedepankan persatuan dalam keberagaman.
“Generasi muda adalah penjaga masa depan bangsa. Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar dan menjadi pemicu semangat cinta tanah air dikalangan generasi muda ,” sebut Arsidin Batubara.
Reporter Munir Lubis



















