Aswin Parinduri Sosialisasikan Ideologi Pancasila dan Penguatan Wawasan Kebangsaan di Usortolang

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

Kotanopan, Mandailingpos Anggota DPRD Sumatera Utara, H. Aswin Parinduri, menggelar kegiatan Sosialisasi Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Penguatan Wawasan Kebangsaan di Desa Usortolang, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal, Minggu (12/7/2026).

Kegiatan ini mengangkat materi mengenai empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Mandailing Natal Indah Annisa, Kepala Desa Usortolang Syahrin, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta ratusan warga Desa Usortolang yang mengikuti kegiatan dengan antusias.

Dalam sambutannya, H. Aswin Parinduri menegaskan bahwa sosialisasi tersebut bukan sekadar menjalankan program pemerintah ataupun memenuhi tugas sebagai anggota DPRD Sumatera Utara.

Menurutnya, kegiatan ini memiliki tujuan yang lebih besar, yakni memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta membangun semangat masyarakat untuk memajukan kampung halaman.

“Wawasan kebangsaan mengajarkan kepada kita bahwa boleh berbeda suku, berbeda pilihan, dan berbeda latar belakang. Namun tujuan kita tetap satu, yaitu membangun Indonesia yang kuat, dimulai dari desa yang maju, aman, dan sejahtera,” ujar Aswin.

BACA JUGA:  Rangkaian HUT Golkar ke 61, DPD Golkar Madina Bagi - bagi Sembako

Sementara itu, narasumber Dede Hafirman menjelaskan bahwa penguatan ideologi Pancasila harus dimulai dari lingkungan keluarga dan masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila bukan hanya dihafalkan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, menjaga toleransi, bergotong royong, serta mematuhi aturan yang berlaku.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bijak menyikapi berbagai informasi yang beredar di media sosial agar tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong maupun ujaran kebencian yang dapat memecah persatuan bangsa.

“Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga persatuan dan keutuhan NKRI. Jangan sampai perbedaan menjadi alasan untuk saling bermusuhan. Justru keberagaman merupakan kekuatan bangsa Indonesia yang harus terus kita rawat sesuai dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika,” tutur Dede.

Narasumber lainnya, Arsidin Batubara, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa wawasan kebangsaan merupakan fondasi penting dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Menurutnya, Pancasila harus menjadi pedoman dalam bersikap dan bertindak, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

BACA JUGA:  SMAN 3 Panyabungan Laksanakan Pesantren Ramadhan dan Smantig Berbagi

“Menjaga persatuan bukan hanya tugas pemerintah atau aparat, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh warga negara. Jika nilai-nilai Pancasila benar-benar diamalkan, maka persatuan akan tetap kokoh dan pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Arsidin Batubara.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Masyarakat juga diberi kesempatan berdialog dan menyampaikan berbagai aspirasi terkait pembangunan desa, pendidikan, serta upaya memperkuat semangat kebangsaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Reporter : Lokot Husda Lubis

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!