Tambangan, Mandailingpos – Anggota DPRD Sumatera Utara H. Aswin Parinduri menyebutkan pemuda adalah aset terbesar bangsa. Mereka ini penggerak perubahan. Untuk itu, Pemuda harus Terlibat dalam program pembinaan, pelatihan dan pemberdayaan.
Hal itu disampaikan ketua Fraksi Golkar di DPRD Sumut, H. Aswin Parinduri di hadapan ratusan warga Rao- Rao Dolok Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal, dalam acara Sosialisasi Peraturan Daerah Tentang Kepemudaan dan Narkoba, Rabu (3/12/2025)
Hadir dalam kesempatan itu tokoh masyarakat Rao Rao Dolok, Syahrir, Kepala Desa Batara Lubis, tokoh adat dan agama, naposo dan nauli bulung dan ratusan warga Rao- Rao Dolok

Dikatakan Aswin Parinduri, Rao Rao Dolok dikenal sebagai desa yang religius, damai dan penuh semangat gotong royong, sekaligus memiliki tradisi yang kuat. ” Saya percaya dari desa ini lahir Pemuda yang berkarakter, berakhlak dan siap memajukan bangsa”, sebutnya.
Para pemuda di desa ini, ujar Aswin Parinduri memiliki potensi dalam bidang pertanian dan perkebunan, kewirausahaan desa, kegiatan keagamaan sosial serta kreativitas dan pendidikan. Namun potensi ini harus dibarengi dengan pemahaman yang baik terhadap aturan kepemudaan dan dukungan pemerintah.
Melalui sosialisasi ini, Aswin Parinduri berharap para pemuda memahami hak, kewajiban serta peluang yang disediakan negara , sehingga kedepan dapat menciptakan kegiatan yang produktif, inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Sedangkan Arsidin Batubara sebagai narasumber dalam kegiatan ini mengajak pemuda agar segera meninggalkan narkoba. Sebab, narkoba saat ini sudah masuk ke desa desa . Narkoba bukan hanya merusak fisik dan mental, tetapi juga merusak keluarga , ekonomi dan masa depan generasi muda.
” Untuk itu, kita perlu memperkuat pengawasan dan peran serta orangtua serta tokoh masyarakat. Kemudian perlu mengarahkan pemuda melaksanakan kegiatan positif agar mereka memiliki ruang untuk berkembang. Selain itu, perlu pemahaman hukum sehingga mereka sadar konsekwensi pengguna dan pengedar narkoba. Serta kerja sama antara masyarakat, pemerintah desa, aparat hukum dan DPRD’ sebut Arsidin.
Reporter : Lokot Husda Lubis



















