Bupati Ajak Mahasiswa Baru STAIN Madina Bangun Kemandirian dan Karakter

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

Panyabungan, Mandailingpos — Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution mengajak mahasiswa baru Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal memandang kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) secara lebih luas, bukan sekadar kegiatan seremonial.

Hal itu disampaikan Saipullah saat menjadi narasumber dalam kegiatan PBAK mahasiswa baru STAIN Madina di kampus tersebut, Senin (24/8/2026).

“Saya ingin mengajak kalian melihat dengan perspektif yang lebih besar. PBAK bukan sekadar pintu masuk menuju kampus, tetapi pintu masuk menuju sebuah perjalanan kemandirian,” kata Saipullah.

Menurutnya, memasuki dunia perguruan tinggi bukan hanya tentang menuntut ilmu, tetapi juga menjadi masa untuk menguji pemikiran, menempa karakter, memperkuat idealisme, sekaligus menentukan arah masa depan.

“Karena itu saya ingin mengingatkan kepada kalian, jangan datang ke kampus hanya untuk mengejar gelar. Datanglah untuk membangun kapasitas diri,” pesannya.

Saipullah juga menekankan pentingnya mahasiswa baru mengembangkan kemampuan berpikir kritis atau critical thinking. Menurutnya, pertanyaan menjadi salah satu pemicu lahirnya pengetahuan dan pemikiran baru.

BACA JUGA:  HMPS KPI STAIN Madina Gandeng PWI untuk Seminar Nasional

“Ilmu pengetahuan berkembang bukan hanya karena manusia menemukan jawaban. Ilmu berkembang karena ada manusia yang berani bertanya,” ujarnya.

Selain kemampuan berpikir kritis, Saipullah menyebut integritas sebagai salah satu modal penting bagi mahasiswa. Namun, kata dia, menjaga integritas bukan sekadar persoalan mengucapkannya, melainkan bagaimana menerapkannya secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

“Integritas itu setiap ucapan, setiap perbuatan, setiap tindakan yang kita lakukan harus konsisten. Yang paling sulit adalah konsisten,” katanya.

Di tengah perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), Saipullah juga mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya mengandalkan kemampuan teknologi, tetapi terus memperkuat karakter.

Menurutnya, perkembangan AI memang dapat membantu dan mempercepat berbagai pekerjaan manusia. Namun, manusia tetap memiliki keunggulan berupa nurani, nilai, dan tanggung jawab.

“Kalau mesin semakin pintar, manusia harus apa untuk terus unggul dari mesin? Jawabannya adalah karakter. Mesin dapat menghitung, tetapi manusia memiliki nurani. Mesin dapat menghasilkan informasi, tetapi manusia memiliki nilai. Mesin dapat bekerja secara cepat, tetapi manusia memiliki tanggung jawab,” tegasnya.

BACA JUGA:  Heboh, Tukin dan Serdos Dosen STAIN Madina Terancam Tidak Cair 9 Bulan

STAIN Madina Dorong Pembentukan Kelompok Studi

Sementara itu, Ketua STAIN Madina Dr. Mara Samin Lubis mengatakan pihaknya akan membuka ruang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan berpikir melalui pembentukan kelompok studi.

Ia menargetkan setiap program studi memiliki sedikitnya empat kelompok atau perkumpulan mahasiswa yang dapat menjadi ruang diskusi dan pengembangan gagasan.

“Kami ingin setiap prodi memiliki kelompok study club yang mengadakan diskusi. Berbagai topik yang mereka angkat nantinya dapat dibicarakan dan dikembangkan bersama,” kata Mara Samin.

Menurutnya, pembentukan kelompok studi tersebut juga dilatarbelakangi pengalaman pribadinya ketika menjadi mahasiswa. Sebagai mahasiswa yang berasal dari daerah, ia mengaku sempat mengalami kesulitan dalam mengaktualisasikan diri pada awal masa perkuliahan.

Karena itu, mahasiswa didorong aktif berdiskusi agar terbiasa menyampaikan pendapat, mengembangkan ide, dan berpikir kritis.

“Dengan adanya diskusi, ketika mereka lulus dari STAIN Madina, di luar nanti mereka sudah mampu bersaing, bahkan diharapkan lebih unggul. Sebab, mereka sudah terbiasa berdiskusi, menyampaikan ide, dan mengemukakan gagasan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Alumni Musthafawiyah, Dr. H. Sori Monang Siap Pimpin STAIN Madina

Dalam kegiatan tersebut, kehadiran bupati Saipullah Nasution didampingi Pj. Sekretaris Daerah Madina Afrizal Nasution, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sudrajat Putra, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Muhammad Syail Lubis.

Reporter : Rls

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!