Lomba Marturi dan Seni Tari Semarakkan HUT ke-81 RI di Madina

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

Panyabungan, Mandailing Pos – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar lomba marturi dan seni tari tingkat pelajar dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Taman Kota Panyabungan, Rabu (12/8/2026).

Pj. Sekretaris Daerah Madina, Afrizal Nasution, saat membuka kegiatan mengatakan, marturi merupakan salah satu warisan budaya Mandailing yang sarat dengan nilai sejarah, pendidikan, kebersamaan, dan identitas masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat membacakan pidato Bupati Madina. Menurut Afrizal, perlombaan marturi dan seni tari bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan atau meraih juara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya melestarikan warisan budaya daerah.
“Generasi muda harus menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan budaya daerah.

Dengan mempelajari dan mengembangkan budaya, kita turut memastikan warisan ini tidak hilang dan tetap dikenal oleh generasi berikutnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Madina, Muhammad Faisal Situmorang, mengatakan kegiatan tersebut merupakan program Bidang Kebudayaan yang bertujuan melestarikan nilai-nilai budaya, seni, dan budi pekerti masyarakat Madina.

BACA JUGA:  Jelang Idul Fitri, Fluktuasi Harga Mulai Terlihat di Pasar Laru

Selain pelestarian budaya, kegiatan tersebut juga menjadi rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Madina.

Faisal menyebutkan, sebanyak 576 pelajar mengikuti dua perlombaan tersebut. Lomba marturi diikuti sekitar 288 peserta yang tergabung dalam 16 grup tingkat SD, 12 grup SMP, dan sembilan grup SMA.
Sementara lomba seni tari diikuti sekitar 288 peserta yang tergabung dalam 20 grup tingkat SD dan 18 grup tingkat SMP.

Menurut Faisal, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan bakat dan kreativitas di bidang seni sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya daerah.

“Kita ingin anak-anak kita berani tampil, memiliki kreativitas dan membentuk karakter. Mereka juga diharapkan semakin mencintai budaya daerah serta menghargai keberagaman seni yang ada di Madina,” katanya.

Reporter : Rls

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!