Musim Hujan Tiba, Bupati Madina Minta Warga Waspada Bencana

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype
Oplus_131072

PANYABUNGAN, Mandailingpos – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seiring masuknya musim hujan yang diprediksi berlangsung November 2026 hingga Februari 2027.

Imbauan tersebut disampaikan Saipullah saat Safari Jumat di Masjid Raya Gunung Tua, Kecamatan Panyabungan, Jumat (30/10/2026).

Menurut Saipullah, selain curah hujan ekstrem yang berpotensi memicu banjir dan longsor, masyarakat juga diminta tetap siaga terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Karhutla sebelumnya sempat menimbulkan kabut asap yang mengganggu aktivitas warga dan proses belajar mengajar.

“Curah hujan akan meningkat. Saya minta semua warga waspada, jaga lingkungan, dan segera melapor jika ada tanda-tanda bencana,” ujar Saipullah.

Saipullah mengungkapkan, kondisi darurat sempat terjadi di kawasan Gunung Manaon, Gunung Barani, dan sekitarnya. Jembatan penghubung di kawasan itu hampir putus dan terendam banjir, sementara arus sungai yang deras menjebol sejumlah titik tanggul.

Akibat jebolnya tanggul, aliran sungai berbelok arah dan menerjang permukiman warga.

“Peristiwa ini berdampak parah pada kawasan Manyabar serta empat desa di sekitarnya,” katanya.

BACA JUGA:  Muniruddin Ritonga, Melindungi Anak Hari Ini Menyelamatkan Bangsa Kedepan

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Saipullah mengaku telah meninjau langsung lokasi terdampak. Ia telah menginstruksikan dinas terkait untuk mengerahkan alat berat dan memasang bronjong untuk menutup tanggul yang jebol.

“Semoga penanganan darurat ini dapat segera tuntas sehingga aliran sungai kembali normal dan aktivitas warga bisa pulih secepatnya,” pungkasnya.

Reporter : Rls / Eff

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!