Kejari Madina Akan Tegas Terhadap Oknum yang Tidak Bisa Dibina

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

Panyabungan, Mandailingpos– Kasi Intelijen Kejari Madina, Jupri Wandy Banjarnahor mengatakan, pihaknya siap membantu Bupati menyukseskan pembangunan. Namun, pihaknya juga tegas melakukan penindakan terhadap oknum yang tidak dapat dibina atau diperingatkan.

Hal itu disampaikan Kasi Intelijen Kejari Madina, Jupri Wandy Banjarnahor saat mendampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kejaksaan Negeri Mandailing Natal , Bani Immanuel Ginting, melakukan kunjungan silaturahmi perdana ke Kantor Bupati Madina, Selasa (24/2/2026).

Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi jajaran Kejaksaan dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina untuk menyelaraskan langkah dalam mendukung stabilitas daerah serta percepatan pembangunan.

Kehadiran Plt Kajari ini didampingi para Kepala Seksi (Kasi) dan Kasubbagbin disambut oleh jajaran Pemkab, mulai dari Bupati H. Saipullah Nasution, Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, Sekretaris Daerah (Sekda) serta para jajaran asisten di lingkungan Pemkab Madina.

Jupri mengatakan, pertemuan ini kunjungan resmi pertama Bani Immanuel Ginting sejak mengemban amanah sebagai Plt Kajari di Bumi Gordang Sambilan.

Dalam kunjungan itu, Jufri menegaskan komitmen pihak Kejari untuk tidak hanya menjadi lembaga penegak hukum, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan pembangunan daerah melalui Bidang Intelijen.

BACA JUGA:  Aswin Parinduri Reses di Sinunukan, Warga Minta Bantuan Ternak dan Bibit Ikan

” Kejaksaan siap memastikan proyek strategis nasional dan daerah berjalan tepat waktu dan tepat sasaran. Jaksa Pengacara Negara (JPN) juga siap memberikan legal assistance (pendampingan hukum) dalam setiap tahapan pembanguna. Kemudian, Bidang Pidsus akan fokus pada pembinaan dan pengawalan pengelolaan keuangan daerah guna mencegah terjadinya penyimpangan”, sebut Jufri

Jufri berharap sinergi ini mampu menciptakan hubungan kelembagaan yang lebih solid, selaras dengan semangat Bangga Melayani Bangsa, dengan fokus utamanya menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan dan berorientasi penuh pada kesejahteraan masyarakat Mandailing Natal.

” Dengan kolaborasi yang erat antara Kejaksaan dan Pemkab, tentunya risiko hukum dalam pelaksanaan proyek pembangunan dapat diminimalisir, sehingga serapan anggaran dapat berjalan optimal bagi kepentingan publik,” pungkas Jufri.

Reporter : Rls

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!