Jalan ke Ulu Pungkut Tidak Bisa Dilalui Kenderaan Roda Empat.

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype
Oplus_131072

Ulu Pungkut, Mandailiingpos- Meluapnya sungai Aek Pungkut dalam tiga hari terakhir, menyebabkan jalan menuju Kecamatan Uu Pungkut Kabupaten Mandailing Natal abrasi sepanjang 10 meter lebih di wilayah Aek Nalan antara desa Patahajang dan Muara Saladi.

Abrasi yang terjadi Kamis malam (27/11/2925) ini menyebabkan jalur ini tidak bisa dilalui kenderaan roda empat sama sekali. Badan jalan abrasi lebarnya mencapai tiga meter. Bagi kenderaan roda dua yang mau lewat, diminta untuk berhati hati, pasalnya tergelincir sedikit saja sudah jatuh ke sungai.

Syafruddin Lubis, tokoh masyarakat Ulu Pungkut, Jumat (28/11/3025) mengatakan, arus sungai Ulu Pungkut hari ini memang sudah mulai surut, namun jalan ke Ulu Pungkut kembali abrasi. Ia berharap UPT. Bina Marga Provinsi Sumut agar secepatnya memperbaiki jalan yang abrasi ini.

Menurutnya, akibat putusnya jalan ke Ulu Pungkut menyebabkan warga ke 10 desa hampir terisolasi. Kalau hal ini terus berlangsung beberapa hari kedepan, pasokan kebutuhan bahan pokok dan rumah tangga lainnya akan terganggu. Selain itu, aktivitas sekolah dan kantor juga tidak akan maksimal karena pegawai banyak yang berasal dari luar kecamatan Ulu Pungkut.

BACA JUGA:  Iskandar Hasibuan : Wartawan Punya Andil Pemekaran Mandailing Natal

” Kita tidak ingin melihat anak anak tidak sekolah karena jalan ini, begitu juga aktivitas kantor terganggu. Kita desak pihak terkait agar secepatnya memperbaiki jalan yang abrasi ini”, ujar Syafruddin Lubis.

Harapan yang sama juga dikatakan Kepala Desa Simangambat Ulu Pungkut Abu Bakar Siddik. ” Kita minta PU Bina Marga Provinsi segera memperbaiki jalan ini. Sebab, jalur ini satu satunya akses menuju Ulu Pungkut”, sebutnya.

Ditambahkannya, pihaknya bersama masyarakat sudah mencoba melakukan gotong royong dengan memperlebar jalan ke bagian atas, namun sangat sulit dilakukan karena terdapat batu batu cadas sehingga sulit diperlebar.

Sedangkan pihak UPT. PU Bina Marga Provinsi Sumatra Utara yang berkantor di Kotanopan belum memberikan tanggapan terkait abrasinya jalan ini.

Reporter : Lokot Husda lubis

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!