Kapolda Sumut Tinjau Polsek MBG yang Dibakar Massa.

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

Muara Batanggadis, Mandailingpos- Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto kunjungi Kantor Polsek Muara Batang Gadis (MBG), Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Senin (22/12/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi kantor polisi yang dibakar massa pada Sabtu lalu.

Kapolda Sumut menuju lokasi menggunakan helikopter dan dan tiba sekitar pukul 11.00 WIB. Sedangkan Bupati Madina, Saipullah Nasution informasinya sudah berada di Polsek Muara Batang Gadis.

Sedangkan Kepala Desa Singkuang II, Buyung Umak, mengatakan situasi mulai terkendali sekitar pukul 14.45 WIB, setelah massa membubarkan diri.

“Massa sudah bubar. Sebagian gedung Kantor Polsek MBG terbakar,” ujar Buyung Umak saat dihubungi melalui telepon.

Selain membakar kantor polisi, massa juga membakar dan merusak satu unit mobil dinas serta sejumlah sepeda motor dinas milik Polsek MBG. Namun, rumah dinas polisi dilaporkan tidak ikut dibakar.

“Kalau rumah dinas polisi tidak dibakar massa,” tambahnya.

Saat kejadian, sejumlah personel polisi berada di lokasi, namun tidak mampu meredam emosi massa. Sementara itu, Kapolsek MBG Iptu Akmaluddin dikabarkan sedang berada di luar wilayah untuk mengejar Romadon, yang diduga sebagai bandar narkoba.

BACA JUGA:  19 Kasus Kejahatan Narkoba Berhasil Diungkap Polres Labusel

Menurut Buyung Umak, amuk massa dipicu oleh kekecewaan warga atas lepasnya Romadon, terduga bandar narkoba yang sebelumnya diamankan warga.

Peristiwa bermula pada Jumat (19/12/2025) sore, ketika sekelompok emak-emak menggelar unjuk rasa di Polsek MBG, menuntut penindakan tegas terhadap peredaran narkoba yang dinilai semakin merajalela di wilayah tersebut.

Warga kemudian mengamankan Romadon dan membawanya ke Polsek MBG, disertai barang bukti berupa plastik yang diduga bekas bungkus sabu.

Namun, pada Sabtu (20/12/2025) sekitar pukul 03.00 WIB, Romadon diketahui sudah tidak berada lagi di kantor polisi. Warga bahkan melihat Romadon melarikan diri bersama istrinya menggunakan sepeda motor.

Kabar tersebut memicu kemarahan warga hingga berujung pada pembakaran kantor polisi dan kendaraan dinas.

Hingga berita ini diturunkan, Polres Mandailing Natal belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lepasnya terduga bandar narkoba maupun total kerusakan akibat pembakaran.

Meski demikian, sejumlah personel tambahan dari Polres Madina telah dikerahkan ke Muara Batang Gadis untuk melakukan pengamanan dan menjaga situasi tetap kondusif.

BACA JUGA:  Kapolres Berharap Reklamasi di Lahan Eks Tambang Kotanopan Tetap berlanjut

Masyarakat berharap kunjungan Kapolda Sumut menjadi momentum untuk membuka secara transparan kasus tersebut dan mengambil tindakan tegas terhadap peredaran narkoba, guna memulihkan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.

Reporter : Rls

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!