Sosperda di Pidoli Dolok, Aswin Parinduri Sebut  Koperasi Simbol Gotong Royong Bangsa Indonesia 

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

Panyabungan, Mandailingpos : Anggota DPRD Propinsi Sumatera Utara H. Aswin Parinduri menyampaikan koperasi sebenarnya simbol gotong-royong bangsa Indonesia.

Menurutnya, pendiri bangsa ini dahulu menyakini bahwa koperasi merupakan alat perjuangan ekonomi rakyat. Tetapi hari in, banyak koperasi kehilangan ruh perjuangannya.

Hal ini disampaikan Aswin Parinduri ketika menggelar kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah ( Perda) Provinsi Sumatera Utara tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah ( UMKM) di Kelurahan Pidoli Dolok Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal , Minggu ( 10/05/2026).

Kegiatan Sosperda diikuti ratusan masyarakat berasal dari beberapa lingkungan di kelurahan itu. Hadir Lurah Pidoli Dolok Ainannur bersama perangkatnya, Kepala Lingkungan dan undangan lainnya.

Pada kesempatan Sosperda itu, ketua Fraksi Golkar DPRD Sumut itu menjelaskan, ada koperasi yang hanya aktif saat pembentukan pengurus, ada koperasi yang tidak transparan bahkan ada koperasi yang menjadi alat kepentingan kelompok tertentu.

Ini katanya harus menjadi perhatian serius kita bersama. Koperasi harus kembali menjadi rumah ekonomi rakyat, tempat masyarakat kecil memperoleh kekuatan bersama, tempat anak- anak muda belajar kewirausahaan, solidaritas dan kemandirian ekonomi.

BACA JUGA:  Aswin Parinduri Reses di Rumbio, Warga Usulkan Normalisasi Sungai Batang Gadis.

Aswin juga mengajak generasi muda Pidoli Dolok untuk tidak malu menjadi wirausahawan. Jangan berpikir bahwa kesuksesan hanya menjadi ASN atau pe gawai kantoran.

Bangsa ini membutuhkan pencipta lapangan kerja, anak- anak muda yang berani mbangun usaha,membuka peluang ekonomi dan mengangkat potensi daerahnya sendiri.

” Kalau anak muda Mandailing Natal mampu mengelola kopi lokal dengan baik, memasarkan produk digital,membangun UMKM kreatif, memamfaatkan tekhnologi dan memperkuat koperasi modern, saya yakin daerah ini akan maju lebih cepat , ” sebutnya.

Aswin lebih jauh memaparkan kalau hari ini tantangan ekonomi semakin berat. Persaingan semakin terbuka dan tekhnogi berkembang sangat cepat.

Mari kita bangun Mandailing Natal dengan semangat gotong-royong,semangat kewirausahaan dan semangat keberpihakan kepada rakyat kecil.

” Keberhasilan itu tidak akan datang kalau generasi mudanya malas berpikir, malas belajar dan takut mencoba. Kalau kita tidak siap,maka UMKM dan Koperasi kita akan kalah bersaing bahkan di daerah se diri,” ucapnya.

Sementara nara sumber Indah Annisa, SE, MM, mengajak peserta untuk menjadikan sosialisasi Perda tentang UMKM dan koperasi bukan sekedar acara seremonial, tetapi sebagai momentum membangun kesadaran bersama bahwa ekonomi rakyat harus menjadi prioritas utama pembangunan daerah.

BACA JUGA:  Gedung Baru Pesantren Al Munawarah Madina di Manambin Diresmikan

Mandailing Natal akan maju ketika masyarakat kecil dapat hidup layak,usaha kecil tumbuh dan generasi mudanya memiliki harapan masa depan.

” Semoga Sosperda ini membawa manfaat besar bagi masyarakat dan me jadi langkah nyata menuju Madina yang lebih maju,mandiri,adil dan sejahtera “harapnya.

Kegiatan Sosperda itu diakhiri dengan tanya jawab yang bertujuan dalam membangun ekosistem ekonomi rakyat yang kuat dan berkelanjutan.

Reporter Munir Lubis.

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!