Panyabungan,Mandailingpos –
Pernyataan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution terkait penomena lumpur panas di desa Roburan Dolok sekitarnya mendapat sorotan dari Ketua Ikatan Pemuda Mandailing Tan Gozali Nasution.
“Dalam penilaian Kami Gubernur terlalu tergesa-gesa mengeluarkan statement bahwa semburan ini sudah mereda dan terjadi alamiah tanpa ada pengaruh dari kegiatan geotermal. padahal hasil Laboratoriumnya belum dirilis secar resmi Dirjen EBTKE”, ungkap Tan Gozali.
Tan Gozali juga menyesalkan ungkapan Gubernur yang menyebutkan bahwa masyarakat tidak berhak mendapatkan ganti rugi atas kerusakan yang di timbulkan oleh lumpur panas ini. Gubernur berdalih penyebab lumpur panas ini murni karena faktor alam dan bukan disebabkan oleh industri atau semacamnya.
“Masyarakat hanya ingin keadilan dan keberpihakan Pemerintah atas musibah yang menimpa mereka. Kenapa harapan masyarakat ini langsung diputus secepat itu tanpa ada pengumuman dan rilis resmi dari Dirjen EBTKE. Terus terang masyarakat kecewa atas statement Pak Bobby ini” imbuh Tan Gozali.
Lebih lanjut Tan mengatakan, Pemerintah seharusnya mengkaji lebih jauh ke depan mengenai dampak yang ditimbulkan jika terus berkelanjutan terhadap kelangsungan hidup masyarakat. Memetakan berbagai kemungkinan dan merumuskan solusi solusinya.
Menurutnya banyak dampak yang ditimbulkan oleh lumpur panas ini. Kalau bukan Pemeintah, siapa lagi yang harus mencari solusi agar dampak semburan ini tidak merugikan masyarakat terlalu besar, terutama pemilik kebun.
“Selain itu, limpahan lumpur panas ini mengalir ke Aek Roburan yang merupakan sumber utama air bersih masyarakat. Dipakai untuk sumber air minum, mandi, cuci dan untuk aliran ke Mesjid dan mengairi sawah. Harusnya ini kan jadi attensi Pak Bobby. Bukan langsung mengambil kesimpulan seolah kasus ini sudah selesai begitu saja” Harap Tan Gozali.
Pendy



















