Panyabungan, Mandailing Pos – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mandailing Natal, H. Muhammad Nasir, memberikan apresiasi terhadap kegiatan Pengajian Akbar dan Sejuta Sholawat yang digelar Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) Selasa semalam, (29/4/2025).
Ketua MUI mengatakan, kegiatan ini bukan hanya momentum seremonial, melainkan bentuk nyata rasa syukur dan cinta umat Islam Madina kepada Allah dan Rasulnya.
Menurutnya, penguatan dimensi spiritual masyarakat perlu digiatkan secara konsisten agar generasi mendatang tumbuh dengan akhlak dan adab yang kuat.

“Kami di MUI akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mengawal program-program keislaman. Ini adalah bagian dari jihad sosial kita bersama, agar nilai-nilai Qur’ani tidak hanya hidup di masjid dan majelis, tapi juga dalam kebijakan dan keseharian masyarakat,” jelasnya.
Ketua MUI juga menyinggung berbagai persoalan yang mengancam moralitas umat, seperti narkoba, judi online, hingga melemahnya nilai gotong royong. Ia mengajak semua pihak untuk menjadikan pengajian akbar ini sebagai titik balik penguatan iman dan kontrol sosial berbasis nilai-nilai Islam.

“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai muhasabah bersama. Bencana bukan hanya gempa atau banjir, bencana moral jauh lebih dahsyat dampaknya jika tidak kita cegah bersama. Maka mari kita bangun ketahanan spiritual masyarakat Madina demi Madina yang Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur,” tegasnya.
Reporter : Rls



















