Begini Kesan Bupati dan Wabup Madina Mengikuti Retret

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

Sumedang, Mandailingpos – Rangkaian kegiatan retret kepala daerah gelombang ke-II yang dilaksanakan di Kampus Isntitut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat telah berakhir, Jumat (27/6/2025).

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya secara resmi menutup pelaksanaan retret tersebut.

Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi usai pelaksanaan menyampaikan kesan serta pengalamannya usai mengikuti kegiatan retret ini.

Saipulah mengatakan, , apresiasi atas kesempatan mengikuti retret selama lima hari. Dia menilai hal ini sanga bermanfaat bagi pimpinan kepala daerah.

“Kegiatan ini sangat baik bagi kami sebagai pimpinan kepala daerah. Lima hari ini kami dibekali banyak hal, mulai kegiatan fisik hingga penguatan ilmu pengetahuan,” kata Saipullah.

Para peserta, kata Saipulah, mendapat materi terkait pemerintahan, strategi manajemen, serta kesempatan berdiskusi langsung dengan para petinggi negeri ini mulai menteri, penegak hukum dan juga tokoh agama.

“Kami bisa berinteraksi dengan para petinggi negeri ini ada menteri, penegak hukum, dan tokoh-tokoh agama. Juga sesama bupati dan wakil bupati, sehingga menambah jaringan kami,” terangnya.

BACA JUGA:  Peringatan Haornas di Madina di Hadiri Bupati

Dikatakan saipulah, dalam retret ini ada juga kepala daerah yang sudah menjabat dua periode sehingga bisa belajar dan menambah ilmu.

“Sangat lengkap yang didapatkan dalam retret ini. Mudah-mudahan ini jadi bekal cukup untuk membawa Madina menuju Madina maju Madina Madani,” katanya.

Selain itu, Saipullah juga menyampaikan rasa bangga karena mendapatkan penghargaan pin kehormatan sebagai warga peraja IPDN. Tidak mudah masuk ke sini. Kami sebagai alumni tentu merasa sangat berterima kasih,” ujar Bupati.

Terkait program yang akan dibawa ke Madina, Saipullah menyebut sangat banyak, mulai dari sekolah rakyat, hingga pembangunan tiga juta rumah, ketahanan pangan, Koperasi Merah Putih, makanan gizi gratis,” sebutnya.

Sementara itu, Wabup Atika Azmi, mengungkapkan, pelaksanaan retreat pimpinan daerah selama lima hari ini memberikan manfaat terutama dalam hal komunikasi. Kesempatan ini, dengan kehadiran banyak menteri yang merupakan petinggi di negeri ini, sangat berarti.

Melalui kegiatan ini, kata Atika, para kepala daerah mendapat akses langsung kepada pengambil keputusan di tingkat pusat, sehingga proses koordinasinya bisa lebih cepat.

BACA JUGA:  Lumpur Panas Roburan Dolok, Ujian Pertama Saipullah Sebagai Bupati

Dengan akses yang lebih lancar ke pusat, Atika menyebutkan bahwa kepala daerah kini bisa lebih fokus bekerja di daerah masing-masing.

Reporter : Lokot Husda Lubis

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!