MUI Madina Ikut Serta Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

Panyabungan, Mandailingpos – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mandailing Natal menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan ambil bagian dalam Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon yang dilaksanakan di berbagai wilayah kabupaten.

Kegiatan yang dilaksanakan, Rabu (22/4/2025) untuk memperingati Hari Bumi dan menggalang kesadaran kolektif masyarakat pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.

Penanaman secara simbolis dilakukan Sekretaris Umum MUI Madina, Ahmad Zainul Khobir Batubara bersama sejumlah tokoh agama dan pemangku kepentingan daerah lainnya.

Ahmad Zainul Khobir, menyampaikan, keikutsertaan MUI dalam gerakan ini bentuk tanggung jawab moral dan spiritual umat Islam terhadap alam.

“Islam mengajarka, menjaga lingkungan bagian dari iman. Melalui gerakan ini, kita tidak hanya menanam pohon, tapi juga menanam harapan dan keberkahan bagi generasi yang akan datang,” sebut Ahmad Zainul Khobir.

Kegiatan ini juga melibatkan Kantor Urusan Agama ( KUA) di Kabupaten Mandailing Natal, organisasi masyarakat Islam, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI).

Kepala Kantor Kementerian Agama Mandailing Natal, H. Maranaik Hasibuan memberikan apresiasi dengan gerakan ini dan menegaskan pentingnya peran tokoh agama dalam mengedukasi masyarakat tentang tanggung jawab ekologis.

BACA JUGA:  Pemeriksaan Kesehatan Cahaj Madina Direncanakan Minggu Kedua Bulan Oktober 2025.

“Ulama dan tokoh agama memiliki peran strategis menggerakkan umat. Ketika ajakan menanam pohon datang dari para pemuka agama, masyarakat akan lebih tergugah untuk ikut serta,” tuturnya.

Gerakan ini direncanakan berlangsung secara bertahap di seluruh kecamatan di Mandailing Natal. Harapannya, dengan penanaman pohon yang massif dan terkoordinasi, daerah ini dapat menjadi contoh nasional dalam menjaga lingkungan sekaligus mengatasi dampak perubahan iklim.

Reporter : Rls

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!